
Langgur, Kerjasama Tim INOVASI (Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Tenggara dengan melaksanakan Training Of Trainers (TOT) Fasilitator Literasi Tingkat SD di 11 Kecamatan sebagai upaya peningkatan kualitas Pendidikan Dasar di Daerah
Kegiatan TOT Fasilitator Literasi Tingkat SD di Maluku Tenggara memberikan arah perubahan khususnya peningkatan kualitas pendidik pada jenjang yang krusial yakni pada tingkat Sekolah Dasar, memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan generasi penerus bangsa.
Provincial Manager INOVASI Maluku Mus Mualim saat dikonfirmasi oleh media melalui Via-Whatssapp, Senin (5/10/2026) menjelaskan, Materi yang disiapkan oleh INOVASI pada pelaksanaan kegiatan ini diantaranya Strategi Pembelajaran Literasi Dasar, Literasi Pemahaman dan Berfikir Tingkat Tinggi untuk anak kelas awal dan kelas Tinggi
Setelah kegiatan ini diharapkan kepala sekolah dan guru dapat mengimplementasikan di sekolah dan menindaklanjutinya melalui Hari Belajar Guru (HBG) setiap minggu di sekolah sesuai SE Mendikdasmen, Instruksi Bupati tentang pelaksanaan Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan yang telah dijabarkan dalam Surat Edaran (SE) Kepala Dinas Pendidikan Malra
Dikatakan terdapat sejumlah target yang ditetapkan saat kegiatan TOT berlangsung yaitu, Guru dan Kepala sekolah yang terlibat dalam kegiatan agar nantinya mampu menyalurkan materi yang dimiliki kepada guru lainnya di sekolah untuk melakukan asesmen kemampuan literasi setiap murid di semua kelas, mampu menganalisis kebutuhan belajar murid,.
Memahami ragam strategi pembelajaran literasi Dasar, literasi pemahaman dan berfikir tingkat Tinggi, mampu merancang skenario pembelajaran berdiferensiasi dan mempraktikkannya di kelas, sekolah melaksanakan HBG setiap minggu dan refleksi dilakukan sebagai gerakan rutin di sekolah.
INOVASI juga menetapkan indikator yang digunakan dalam pelaksanaan TOT tersebut, seperti, Guru mampu melakukan asesmen kebutuhan belajar murid dengan instrumen, guru Paham tentang ragam strategi pembelajaran literasi Dasar.
“Literasi Pemahaman dan berfikir tingkat Tinggi, guru mampu merancang strategi pembelajaran berdiferensiasi dan mempraktikkannya di kelas, kepala sekolah mampu memandu HBG dan Refleksi bersama guru setiap minggu di sekolah.”tutup Mualim.
Tidak ada komentar