
Langgur, Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tengara mendukung secara penuh pelaksanaan kegiatan Pendidikan dan Peatihan Kader (Ditlatsar) GP Ansor Mauku Tenggara yang ke-VI, diharapkan menjadi wadah pembinaan kader yang berkarakter serta menjaga Negara dan Daerah.
Harapan ini disampaikan Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam saat menyampaikan sambutan mewakili Bupati Muhammad Thaher Hanubun bertempat di aula Kantor Bupati, Rabu (20/5/2026).
Dalam sambutannya, Wabup Viali mengatakan atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Maluku Tenggara menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus GP Ansor serta seluruh kader yang menyelenggarakan inagurasi dan ditalatsar ke-VI.
Wabup menegaskan hal ini menunjukan semangat tinggi kebersamaan, kegigihan, tekad untuk terus menumbuhkan eksistensi organisasi Ansor sebagai salah satu organisasi kepemudaan islam terbesar dan paling berpengaruh di Maluku Tenggara
“Tema yang diusung “Meneguhkan Nilai Aswaja dan membentuk kader Ansor Kabupaten Maluku Tengara yang militan,” merupakan sebuah pencahan yang sangat dalam dan relevan dengan kondisi kebangsaan dan keumatan saat ini.”terang Wabup.
Nilai-nilai ahllulsuna wall’Jamaah yang diwariskan oleh para ulama dan pendiri NU merupakan fondasi kokoh yang harus terjaga, dirawat dan diperkuat oleh setiap kader Ansor.
Wabup juga mengatakan Aswaja bukan sekedar doktrin keagamaan melainkan sebuah nilai kehidupan yang mengajarkan moderasi, toleransi, cinta damai dan keseimbangan dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
“Kader militan bukan berarti kader yang keras, dan menggunakan kekerasan, melainkan kader yang teguh pendirian, gigih dalam perjuangan, konsisten dalam pengabdian, dan dedikasi dalam mengemban amanah organisasi.”tegasnya.

Ia juga mengatakan Kader Ansor yang militan adalah mereka yang menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI, menjaga kerukunan umat beragama, dan menjadi polopor kebaikan dan kemajuan ditengah masyarakat.
“Disinilah tujuan Ditlatsar ini yaitu sebagai wahan pembentukan karakter, mentalitas, dan kapasitas kader ansor yang sesungguhnya.”Paparnya.
Malra dikatakan aadalah daerah yang kaya akan budaya, tradisi dan kearifan lokal yang menjadi perekat persatuan masyarakat.
“Disinilah peran kader Ansor sangat strategis dan vital. Kami harap seluruh kader Ansor Malra menjadi agen perdamaian, agen perubahan sosial, agen pemberdayaan masyarakat yang aktif dan responsif terhadap berbagai tantangan dan permasalahan yang dihadapi masyarakat,”tutupnya.
Tidak ada komentar