
Langgur, Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara terus berupaya melakukan langkah nyata dalam mendukung perkembangan generasi emas kedepan, salah satunya dengan memberikan support dan pembinaan kepada sejumlah siswa-siswi SMP yang akan bersaing di Olimpiade Saing Nasional (OSN) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMP Tahun 2026.
Pemerintah Daerah melalui Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Maluku Tenggara, Bin Raudha A. Hanoeboen, menyerahkan secara resmi uang pembinaan kepada para juara tingkat I OSN dan O2SN bertempat di ruang kerjanya, Selasa (4/8/2026).
Hadiah tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan langsung pemerintah daerah atas capaian luar biasa putra-putri daerah.
diketahui bahwasannya kompetisi bergengsi O2SN dilaksanakan tangal 1- 3 Juni 2026, disusul pelaksanaan OSN pada 11 Juni 2026.

Sebanyak 192 siswa dari 25 SMP se-Kabupaten Maluku Tenggara terdaftar secara daring dan tampil bersaing memperebutkan tiket mewakili daerah ke tingkat yang lebih tinggi. Persaingan berlangsung ketat dan penuh sportivitas di setiap cabang yang dipertandingkan.
Setelah melalui penilaian objektif dan berlandaskan prestasi murni, akhirnya terpilih siswa-siswa terbaik yang meraih peringkat juara I. Pada bidang OSN, para pemenang adalah: Carla Agnes Tawurutubun (SMP Negeri 13 Kei Kecil — IPA), Karolina Beatrix Lefteuw (SMP Negeri 11 Kei Kecil — IPS), serta Andres Iniezta Letsoin (SMP Negeri 1 Kei Kecil — Matematika).
Sementara deretan juara O2SN yang mencatatkan nama terbaik: Sri Ajeng Zariam Maturbongs (SMP Budhi Mulia Langgur — Bulu Tangkis Putri), Fransiskus Rizqy Fadirubun (SMP Seminari Santo Yohanes XXIII — Bulu Tangkis Putra), Yohana Trisuci Resubun (SMP Karel Sadsuitubun — Atletik Putri), Julius Marzelino Sadsuitubun (SMP Karel Sadsuitubun — Atletik Putra), Yulia Manda Songbes (SMP Negeri 13 Kei Kecil — Renang Putri), dan Salvianus Antonius Lopes Elmas (SMP Seminari Santo Yohanes XXII — Renang Putra).
Plt. Kadis Pendidikan Malra Bin Raudha A. Hanoeboen dalam momen tersebut mengatakan pemberian uang pembinaan ini bukan sekadar soal berapa besar nilainya, melainkan simbol perhatian dan dukungan pemerintah daerah bahwa setiap kerja keras dan kecerdasan anak daerah patut dihargai.
“Uang pembinaan ini adalah wujud apresiasi kami kepada para juara OSN dan O2SN. Jangan dinilai dari nominalnya, tetapi lihatlah maknanya: kami bangga pada kalian. Keberhasilan kalian adalah kebanggaan seluruh masyarakat Maluku Tenggara,” ujar Bin Raudha dengan tulus.
Kesembilan nama ini kini resmi ditetapkan sebagai wakil Kabupaten Maluku Tenggara untuk berlaga di ajang tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Jakarta.
Sebuah pencapaian yang membuktikan bahwa kualitas pendidikan dan prestasi anak daerah setara dengan putra-putri daerah lain di seluruh Indonesia.
Kesempatan ini bukan hanya soal berlomba, melainkan juga ajang belajar, bertukar pengalaman, dan memperluas wawasan di tingkat nasional. Di pundak mereka tersemat harapan besar untuk membawa nama Maluku Tenggara semakin dikenal dan dihormati di kancah pendidikan nasional.
Raudhah berpesan agar semangat ini tidak surut, tekun belajar, menjaga kesehatan, serta mengingatkan bahwa di balik keberhasilan ada doa orang tua, dukungan sekolah, dan harapan seluruh masyarakat daerah.
“Dinas Pendidikan senantiasa berdiri di belakang mereka mendukung setiap langkah maju.”tutupnya.
Tidak ada komentar