MENU Rabu, 16 Sep 2026
x

Tegas, Bupati Hanubun Berikan Sejumlah Instruksi Untuk 11 Camat Terhadap Percepatan Kepala Ohoi Definitif

waktu baca 2 menit
Rabu, 16 Sep 2026 03:05 56 Redaksi

 

Langgur, Bupati Maluku Tenggara muhammad Thaher Hanubun memberikan sejumlah instruksi dengan tegas kepada 11 Camat saat Rapat Koordinasi dalam rangka Percepatan Penetapan Kepala Ohoi Definitif. Rabu (16/9/2026).

Bupati dalam rapat tersebut memberikan sejumlah instruksi kepada para camat yang hadir dalam rapat tersebut.

Beberapa instruksi tersebut yakni,

Pertama, Bupati menginstruksikan agar seluruh camat melakukan inventarisasi seluruh Ohoi yang belum memiliki Kepala Ohoi definitif.

“Hari ini kita harus memiliki data yang sama. berapa Ohoi yang belum definitif, apa statusnya, apa penyebabnya, dan pada tahapan mana prosesnya berhenti.”terang Bupati.

Kedua, setiap hambatan harus dikategorikan dan diselesaikan.

Menurut Bupati, terhadap setiap permasalahan yang ada harus dikategorikan dan dirincikan dengan teliti. Seperti apakah masalahnya administrasi, persyaratan calon, proses musyawarah, hukum adat, sengketa, pemerintahan kecamatan, atau persoalan lainnya.

Ia menegaskan agar semua masalah tidak dibawa kembali ke Kabupaten tanpa penyelesaian di tingkat yang menjadi kewenangannya.

“Ketiga, saya minta Camat menjadi pengendali percepatan di wilayahnya. Camat harus mengetahui satu per satu persoalan Ohoi di wilayahnya dan melakukan pendampingan kepada Raja serta pemerintahan Ohoi.”pungkasnya.

Keempat, proses hukum negara dan hukum adat harus berjalan secara harmonis.

Orang nomor satu di Maluku Tenggara itu menjelaskan agar menghormati adat Kei. Tetapi penyelenggaraan pemerintahan Ohoi juga harus memiliki kepastian hukum dan administrasi pemerintahan.

“Adat harus kita hormati, hukum harus kita tegakkan, dan masyarakat harus mendapatkan kepastian.”imbuhnya.

Tidak boleh ada proses yang sengaja dibiarkan berlarut-larut karena kepentingan pribadi, kelompok, atau perbedaan politik.

Kelima, Bupati meminta agar setelah rapat ini selesai maka ada target waktu yang jelas. Ia tidak ingin selesai rapat dengan kesimpulan “akan ditindaklanjuti.”

“Saya minta setelah rapat ini jangan menunggu instruksi berikutnya. turun, koordinasikan, selesaikan, dan laporkan. Saya akan meminta laporan perkembangan secara berkala.”tegas Bupati.

menurutnya Ohoi yang sudah memenuhi seluruh persyaratan harus segera diproses,sedangkan yang belum memenuhi persyaratan harus dijelaskan secara tertulis apa kekurangannya.

Bupati menginginkan membangun Maluku Tenggara dengan pemerintahan yang tertib, pasti, profesional, dan menghormati adat.

Ia menutup arahannya dengan menegaskan “Jangan biarkan masyarakat menunggu kepastian terlalu lama hanya karena kita tidak mampu menyelesaikan proses pemerintahan.”

Hari ini dimulai dengan data yang sama, masalah yang jelas, pembagian tugas yang jelas, dan target waktu yang jelas.

Dengan demikian, percepatan Kepala Ohoi definitif bukan hanya menjadi urusan Dinas atau Kecamatan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama antara Pemerintah Daerah, Camat, Raja, dan seluruh unsur pemerintahan Ohoi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA