MENU Jumat, 22 Mei 2026
x

Bupati Malra Bersama DoctorShare Bahas Kehadiran Kapal RS Nusa Waluya II di Kei Besar

waktu baca 3 menit
Jumat, 22 Mei 2026 10:25 37 Redaksi

 

Langgur, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara di bawah kepemimpinan Bupati Muhamad Thaher Hanubun memastikan kehadiran Kapal Rumah Sakit (RSK) Nusa Waluya II milik organisasi kemanusiaan doctorSHARE yang direncanakan mulai beroperasi melayani masyarakat pada Agustus atau September 2026 mendatang.

Sebuah kabar gembira hadir bagi masyarakat Kabupaten Maluku Tenggara, khususnya warga di kawasan Kei Besar.

Rencana pelayanan strategis ini semakin diperkuat setelah dilakukannya pemaparan hasil koordinasi dan survei lapangan yang dibahas secara lengkap pada Jumat, 22 Mei 2026.

Langkah ini mejadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), mengingat karakter wilayah yang berupa kepulauan dan keterbatasan fasilitas medis yang ada saat ini.

Inisiatif ini bermula dari surat resmi permohonan audiensi bernomor 168/YDP/K/V/2026 tertanggal 12 Mei 2026 yang disampaikan pihak doctorSHARE kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara. Organisasi nirlaba ini dikenal aktif menghadirkan pelayanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat di daerah terpencil di seluruh Indonesia melalui operasional kapal rumah sakit.

Audiensi resmi antara pihak doctorSHARE dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara telah terlaksana pada Senin, 18 Mei 2026 lalu. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal koordinasi pelaksanaan pelayanan medis gratis yang akan dihadirkan nantinya.

Pasca pertemuan tersebut, tim doctorSHARE melakukan serangkaian koordinasi lanjutan dengan berbagai instansi terkait, antara lain RSUD Karel Sadsuitubun, BPJS Kesehatan, dan Palang Merah Indonesia (PMI). Tim juga turun langsung melakukan survei lapangan ke wilayah Kei Besar.

Kegiatan survei tersebut meliputi pertemuan dengan pemerintah kecamatan, kepala ohoi, otoritas pelabuhan, kepolisian setempat, hingga pengecekan kesiapan fasilitas kesehatan pendukung seperti RS Pratama Elat dan Puskesmas Elat. Hasil kajian tersebut kemudian disampaikan dan dibahas dalam pertemuan lanjutan pada Jumat, 22 Mei 2026, guna mematangkan persiapan teknis sebelum kapal bersandar dan beroperasi penuh.

Pihak doctorSHARE dalam surat resminya menyampaikan keyakinan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. “Kami meyakini pertemuan ini menjadi langkah strategis memperkuat kolaborasi guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pelayanan medis gratis,” tulis pihak doctorSHARE.

Kehadiran Kapal Rumah Sakit Nusa Waluya II nantinya tidak hanya menyediakan layanan pengobatan gratis, tetapi juga membawa misi edukasi kesehatan yang bersifat promotif dan preventif secara berkelanjutan. Hal ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil yang selama ini sulit mengakses layanan medis lengkap.

Pemerintah daerah menyambut baik rencana ini dan menilai kehadiran kapal rumah sakit sebagai solusi nyata atas kesenjangan layanan kesehatan di daerah kepulauan. Sinergi antara pemerintah daerah dan doctorSHARE diharapkan mampu mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan benar-benar menyentuh hingga ke wilayah terluar Kabupaten Maluku Tenggara.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA