MENU Rabu, 20 Mei 2026
x

Kadis Pariwisata Malra Dorong Masyarakat Kelola Potensi Daerah, Toffi : Gerak Bersama dan Cepat

waktu baca 3 menit
Selasa, 19 Mei 2026 15:00 35 Redaksi

(Foto : Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan Maluku Tenggara Viktor E. Buddy Toffi, Sumber : Diskominfo malra)

Langgur, Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara terus mendorong masyarakat dalam rangka mengelola potensi – potensi alam khususnya dalam pengembangan sektor pariwisata yang memberikan dampak besar terhadap perekonomian.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Maluku Tenggara Viktor E. Buddy Toffi saat mengikuti Talk Show bersama RRI Tual di lokasi pantai Pasir Panjang Ngurloat, Senin (18/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Toffi menjelaskan perjalanan pengembangan wisata didaerah perlu melihat kilasan balik dari waktu-waktu terdahulu bahwa perjalanan pariwisata dari waktu ke waktu, periode ke periode, dan puncak promosi pariwisata Maluku Tenggara dimulai pada sekitaran tahun 2019

“Tidak memantik bahwa proses dari bawah sudah berjalan dan memberikan support pada perjalanan berikutnya,”terang Kadis.

Diterangkan Pemerintah daerah melalui Visi – Misi Bupati dan Wakil Bupati menjadikan pariwisata dan perikanan sebagai leading sektor.

Kebijakan tersebut kemudian dipertegas pada masa pemerintahan Bapak Bupati Muhammad Thaher Hanubun dan Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam, adalah dengan mengangkat potensi lokal menjadi kekuatan.

Hal ini dinilai seiring dan sejajar dengan menjadikan pariwisata sebagai leading sektor.

Toffi juga mengungkapkan ketika beberapa momen yang luar biasa terjadi seperti pada tahun 2021 Desa Wisata Ngilngof masuk dan menjadi juara pada lomba Anugerah Desa Wisata Indonesia dengan beberapa klasifikasi seperti Record Pasir Terhalus, Home Stay Ternyaman se-Asia.

Momen tersebut dikatakan semakin menguatkan posisi Maluku Tenggara dalam promosi dan potensi pariwisata.

“Ditambah masuknya Festival Pesona Meti Kei pada Kharisma Event Nusantara (KEN). Maka Maluku Tenggara saat ini menjadi barometer pariwisata di Maluku dan contoh pariwisata di Indonesia,”tambahnya.

Dengan posisi dan keunggulan daerah saat ini pada sektor pariwisata, Toffi mendorong seluruh masyarakat agar bersama-sama bergerak dan bekerja dalam rangka menciptakan iklim yang mendukung perkembangan daerah semakin baik.

“Kita harus gerak bersama, bergerak cepat, menciptakan iklim-iklim yang mendukung, membuka lapangan kerja untuk Maluku Tenggara Hebat,”tegas Toffi.

Menurutnya Maluku Tenggara memiliki modal yang kuat untuk bersaing dengan daerah lainnya yaitu dengan branding Pasir Terhalus di Dunia.

Diterangkan bahwasannya saat ini terdapat banyak negara dan daerah yang sedang gencar-gencarnya mempromosikan potensi wisata yang dimiliki. Hal ini menunjukan kekuatan sektor pariwisata memberikan dampak yang besar terhadap perkembangan ekonomi di daerah.

Secara nasional dikatakan terjadi pergeseran dimana dulu Pulau Bali sebagai pusat wisata di Indonesia, saat ini mulai bergeser ke Indonesia Timur, maka Maluku Tengara saat ini sedang berada dalam tahapan tersebut.

Toffi menegaskan agar masyarakat jangan hanya melihat potensi yang ada tanpa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Jangan jadi tikus yang mati di lumbung padi, padinya banyak tapi tikus tidak bisa makan dan hanya menonton. Kita tidak punya Sumber daya alam yang melimpah seperti daerah lain, tapi kita punya potensi wisata yang bisa dikelola”imbuhnya

Ia berharap melalui pengelolaan yang baik, profesional, dan dikemas dengan sistematis akan mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan khususnya dalam membuka lapangan pekerjaan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA