
Langgur, – Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun didampingi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Maluku Tenggara melaksanakan pertemuan bersama Perwakilan Pertamina Maluku dalam rangka membahas dan mencari solusi terhadap permasalahan kelangkaan BBM dan minyak tanah didaerah.
Pertemuan diruang kerja Bupati, Senin (10/8/2026), mendapatkan atensi serius dari orang nomor satu di Maluku Tenggara itu.
Dalam pembahasaannya, Bupati menyoroti kondisi masyarakat yang harus menghadapi antrean panjang untuk mendapatkan minyak tanah maupun BBM di SPBU. Menurutnya, kondisi tersebut harus segera mendapatkan solusi konkrit agar masyarakat tidak terus mengalami kesulitan.

Bupati menegaskan bahwasannya penimbunan BBM maupun minyak tanah tidak boleh terjadi. Distribusi harus berjalan tertib, tepat sasaran, dan mengutamakan kebutuhan masyarakat.
Ia juga mengusulkan agar pelayanan di SPBU dipermudah, termasuk mempertimbangkan jam operasi kerja lebih awal dan jam tutup diperpanjang, sehingga masyarakat memiliki waktu pelayanan yang lebih luas dan antrean dapat dikelola dengan lebih baik.
“Di tengah kelangkaan minyak, jangan rakyat yang dibuat susah. Kita harus cari solusi dan pastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” tegas Bupati.
Melalui pertemuan tersebut diharapkan Pemerintah daerah bersama Pertamina dan Perindag dapat terus berkoordinasi untuk mencari langkah terbaik dalam mengatasi persoalan BBM dan minyak tanah di Maluku Tenggara.
Bupati juga menawarkan agar adanya penambahan SPBU di Maluku Tenggara yang saat ini hanya ada satu, serta penambahan beberapa pangkalan minyak guna mengurangi antrean BBM Jenis Minyak Tanah.
Tidak ada komentar