MENU Sabtu, 08 Agu 2026
x

Tingkatkan Kompetensi Guru, Disdik Malra Gandeng INOVASI Gelar “Belajar Bareng”

waktu baca 3 menit
Kamis, 6 Agu 2026 08:17 13 Redaksi

 

Langgur – Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara terus berupaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan didaerah,khususnya kepada tenaga pendidik guru yang ada didaerah salah satunya melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara bekerjasama dengan Program INOVASI, kemitraan Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia di bidang pendidikan, yang menggelar kegiatan Belajar Bareng Strategi Pembelajaran bagi guru, kepala sekolah, dan pengawas jenjang SD/MI.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari itu dipusatkan di Aula RRI Tual, dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara, Bin Raudha A. Hanoeboen, Rabu (5/8/2026).

Raudhah dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Ia mengatakan persoalan pendidikan tidak dapat dibebankan hanya kepada Dinas Pendidikan, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah dan pihak terkait yang memiliki peran dalam penyelenggaraan pendidikan.

Menurutnya Problem pendidikan bukan hanya tanggung jawab Dinas Pendidikan. Ini adalah tanggung jawab semua pihak, seluruh perangkat daerah yang menjalankan fungsi pendidikan.

Raudhah berharap hasil pelatihan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diterapkan secara berkelanjutan melalui pelaksanaan Hari Belajar Guru di setiap sekolah dan madrasah.

Hari Belajar Guru, katanya, dapat dilaksanakan secara rutin setiap pekan selama sekitar dua hingga dua setengah jam sebagai wadah bagi para guru untuk berdiskusi, saling berbagi pengalaman, dan meningkatkan kompetensi mengajar.

“Hari Belajar Guru bisa diagendakan setiap minggu. Insya Allah tidak membutuhkan anggaran besar untuk transportasi maupun konsumsi. Yang terpenting adalah kemauan kita untuk belajar dan bekerja bersama,” pungkasnya.

Orang nomor satu di Dinas pendidikan Malra itu juga mengajak seluruh satuan pendidikan menjadikan Hari Belajar Guru sebagai budaya kerja, bukan sekadar program sesaat.

“Jangan sampai ada fenomena guru ada di kelas, siswa ada di kelas, tetapi pembelajaran yang berkualitas tidak terjadi. Ketika kita melihat anak-anak berjalan menuju sekolah, ingatlah bahwa di situlah masa depan kita sedang dipersiapkan,”tegasnya.

Disisi lain, Provincial Manager Program INOVASI, Mus Mualim, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dalam memperkuat kualitas pendidikan melalui peningkatan kapasitas guru.

Pembelajaran menjadi ruang belajar yang berkelanjutan bagi guru untuk saling berbagi pengalaman dan praktik baik dalam proses pembelajaran.

“Kami berharap forum Belajar Bareng ini menjadi ruang bagi guru untuk terus belajar dan berbagi praktik baik. Tujuannya satu, yakni meningkatkan literasi dan kualitas pembelajaran anak-anak di Maluku Tenggara,” ujar Mus Mualim usai pembukaan kegiatan.

Program ini selaras dengan kebijakan nasional melalui Surat Edaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Instruksi Bupati Maluku Tenggara Nomor 20 Tahun 2026, serta Surat Edaran Kantor Wilayah Kementerian Agama yang mengatur pelaksanaan Hari Belajar Guru pada jenjang madrasah.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dan Program INOVASI, diharapkan budaya belajar di kalangan guru semakin kuat sehingga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran, literasi, dan hasil belajar peserta didik di seluruh SD/MI di Kabupaten Maluku Tenggara.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA