
Tual, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Tual mengatakan jumlah penumpang pada masa lebaran Idul Fitri 2026 mencapai 2.227 jiwa, sedangkan KM. Labobar menjadi primadona penumpang.
Hal ini disampaikan Kepala Pelni Cabang Tual Agus Herianta saat wawancara diruang kerjanya, Rabu (26/3/2026).
Agus menjelaskan dari periode lebaran idulfitri 2026, total penumpang naik mencapai 2.227 dengan total 8 keberangkatan, sedangkan penumpang yang turun sebanyak 2.328.
“Ini Penumpang naik dan penumpang yang turun memang lebih banyak penumpang yang turun. Kita menyisakan satu keberangkatan yakni KM. Labobar yang akan tiba pada tanggal 30 Maret.”terang Agus.
Dijelaskan, melihat trend penumpang yang naik maka kapal yang memiliki penumpang naik terbanyak adalah KM. Labobar.
Hal ini menurutnya sesuai prediksi awal loncakan penumpang terjadi pada tanggal 12 maret yang jumlah penumpangnya mencapai 1.900 dan prediksi jumlahnya pun kurang lebih sama di tanggal 30 maret nanti.
“Jumlah penumpang naik dan turun ini tidak jauh berbeda jumlahnya seperti kemarin tangal 12 maret yang naik 1.900 sedangkan yang turun 1.800an, kemarin KM. Labobar tangal 24 maret itu yang naik 1.145, turun 1.500, kemungkinan naik dan turun tidak jauh berbeda,”pungkasnya.
Dikatakan juga masih tersisa satu keberangkatan dimasa lebaran ini yakni KM. Labobar tanggal 30 maret dan diprediksi akan melonjak jumlah penumpang.
Ia juga menerangkan bahwasannya perbandingan jumlah penumpang pada lebaran tahun-tahun sebelumnya dan tahun 2026 tidak berbeda jauh jika dibandingkan ketika Hari Natal dan Tahun Baru.
Jumlah penumpang tujuan terbanyak adalah menuju ambon, bau-bau dan surabaya untuk mudik lebaran.
Tentang promo diskon tiket yang disediakan oleh Pemerintah Pusat melalui Program Stimulus Ekonomi Diskon Transportasi tersentralisasi oleh pusat sehingga tidak bisa diambil per-cabang/daerah, maka hingga 25 maret 2026 jumlah yang telah terealisasi sebanyak 85 persen atau 396 ribuan dari jumlah yang diproyeksikan yakni 445.534 penumpang.
Masa berlaku tanggal 5 april dengan presentase tersisa 15 persen maka masyarakat masih bisa mendapatkan diskon.
Terhadap 4 kapal armada milik Pelni yang melayani selama lebaran yakni KM. Tatamailau, KM. Sirimau, KM. Labobar dan KM. Dobonsolo yang mengantikan KM. Leuser saat ini membantu pelayanan di wilayah barat, akan tetap beroperasi sesuai jadwal yang ada.
“4 kapal ini akan tetap beroperasi seperti biasa walau lebaran sudah selesai. Jadwalnya setiap 2 minggu sekali ketika masuk pelabuhan Tual. Perubahan yang ada mungkin di waktu atau jam masuknya karena menyesuaikan kondisi pasang naik dan surut di pelabuhan lain seperti di pelabuhan timika, agats, merauke,”pungkas Agus.
Di masa Peak Season baik Nataru maupun lebaran, Pelni selalu mendapatkan dispensasi tambahan alokasi jumlah penumpang.
Pada lebaran tahun 2026 Pelni cabang Tual mendapat dispensasi 29 persen, artinya 29 persen ini adalah tiket penumpang non-sheet namun tetap disediakan fasilitas matras.
“Komitmen manajemen kita tetap mengutamakan fasilitas keamanan dan kenyamanan penumpang diatas kapal,”tutup Kepala Pelni Tual.
Tidak ada komentar