MENU Selasa, 05 Mei 2026
x

Hadiri Rapat Komite Pengarah Program INOVASI, Wabup Viali Paparkan Program Prioritas Pendidikan di Daerah

waktu baca 2 menit
Selasa, 5 Mei 2026 09:13 44 Redaksi

 

 

Ambon, Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thahaer Hanubun yang diwakili oleh Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam memberikan penjelasan tentang program prioritas pendidikan didaerah.

Wabup Vilai menyampaikan penjelasan tersebut ketika menghadiri kegiatan Rapat Komite Pengarah Program INOVASI yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Maluku dan INOVASI dalam pelaksanaan Program INOVASI Fase 3 bertempat di Hotel Santika, Ambon, selasa (5/5/2026).

Dalam momen tersebut, Wabup Viali menjelaskan, beberapa hal tentang kondisi Pembangunan Pendidikan terkait dengan Tantangan, Upaya dan Kebijakan Pemerintah di Kabupaten Maluku Tenggara.

Dikatakan Pendidikan di Kabupaten Maluku Tenggara merupakan fondasi utama bagi masa depan generasi bangsa khususnya di Kepulauan Kei dan sekitarnya.

Namun demikian pemerintah menyadari bahwa tantangan yang dihadapi tidaklah sederhana.

“Sebagai daerah kepulauan, akses antarwilayah masih terbatas, distribusi layanan pendidikan belum merata, dan kualitas pembelajaran perlu terus ditingkatkan. Selain itu, keterbatasan sarana, prasarana dan kondisi fiskal saat ini menuntut kita bekerja lebih efektif dan efisien.”pungkas Wabup.

Menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara tidak tinggal diam.

Berbagai langkah strategis telah dilakukan, mulai dari program pemerataan akses seperti 1 Ohoi 1 TK Negeri, redistribusi guru, hingga penguatan kapasitas SDM pendidikan melalui pelatihan berkelanjutan.

“Kami juga mendorong tata kelola berbasis data, memperbaiki sarana dan prasarana, serta mengembangkan digitalisasi layanan pendidikan melalui inovasi MTH SMART, bagian ini akan dijelaskan lebih detail oleh Kepala Dinas Pendidikan jika tersedia waktu dalam sesi diskusi.”paparnya.

Wabup mengatakan Ke depan, arah kebijakan pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara akan berfokus pada pemerataan berbasis afirmasi kepulauan, transformasi digital, penguatan SDM, tata kelola berbasis data, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.

Semua ini bertujuan untuk memastikan pendidikan yang merata, berkualitas, dan berkeadilan.

“Dalam keterbatasan, kita tidak berhenti. Justru kita mengubah cara kerja menjadi lebih adaptif, efisien, dan berorientasi pada hasil. Dengan komitmen bersama, kita yakin pendidikan di Maluku Tenggara akan menjadi pilar kuat bagi pembangunan daerah dan masa depan anak-anak generasi muda di Maluku Tenggara.”tutupnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA