
Langgur, Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viali Rahantoknam membuka secara resmi kegiatan pendidikan dan Pelatihan Bagi Pengawas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang digelar oleh Dinas Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah.
Kegiatan pelatihan tersebut bertempat di Ballroom Kimson, Kamis (5/6/2026). Turut hadir Kepala Dinas Koperasi dan UKM, dan sejumlah pimpinan OPD, serta kurang lebih 100 peserta kegiatan.
Wabup Viali dalam sambutannya mengatakan proses Pembangunan melalui Pemerataan ekonomi untuk menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia adalah tujuan yang ingin dicapai Pemerintah Indonesia, apalagi dalam tatanan ekonomi global dan keterbukaan pasar bebas.
Perkembangan ekonomi dunia yang semakin luas menghadirkan peluang sekaligus tantangan sehingga dibutuhkan peran pemerintah untuk mendorong dan memproteksi melalui berbagai program pembangunan, termasuk para pelaku usaha guna meningkatkan produktifitas usaha yang berdaya saing.

Ia menegaskan Koperasi bukan sekadar lembaga keuangan, melainkan wadah perjuangan kolektif masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dan membangun perekonomian desa yang Tangguh.
Pelatihan bagi Pengawas Koperasi dimaksudkan untuk dapat memperoleh tenaga Pengawas yang mampu menjalankan fungsi pengawasan, penertiban administrasi, serta tata kelola keuangan yang transparan untuk mendorong kemandirian Koperasi dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat di tingkat desa.
“Koperasi sebagai badan usaha harus dapat memberi jawaban bagi terciptanya kesejahteraan anggota dan masyarakat. Koperasi harus mampu menjadi penggerak roda katalisator perekonomian dengan ciri khas tersendiri yakni tetap mengedepankan nilai, asas dan prinsip koperasi.”paparnya.
Menjawab hal ini, Wabup menjelaskan pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi dan UKM selalu terus berupaya mendorong penerapan asas tata kelola Koperasi yang transparan, dan akuntabel, dengan tetap mengacu pada nilai dan prinsip-prinsip koperasi, sehingga pada gilirannya koperasi-koperasi dapat tumbuh menjadi koperasi yang sehat.

Hal ini ditandai dengan sehat kelembagaan, sehat permodalan dan sehat usaha. Koperasi yang sehat akan memberikan efek kepercayaan bagi anggota, dan kepercayaan bagi koperasi adalah merupakan syarat mutlak agar koperasi tersebut dapat tetap tumbuh dan berkembang menuju kemandirian usaha.
Wabup berharap momentum ini mampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi pengembangan Koperasi, di Kabupaten Maluku Tenggara.
Tidak ada komentar