MENU Minggu, 18 Okt 2026
x

Wakili Gubernur Maluku, Bupati Malra Sambut Peserta MPP XXXVI AMGPM di Ohoira

waktu baca 5 menit
Minggu, 18 Okt 2026 05:57 51 Redaksi

(Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun saat mewakili Gubernur Maluku menyampaikan sambutan)

 

Langgur, Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun diberikan kepercayaan oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerrisa untuk menyampaikan sambutan dalam pelaksanaan Pembukaan Sidang Musyawarah Pimpinan Paripurna (MPP) XXXVII Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) yang diselenggarakan bertempat di Gereja Sumber Kasih Ohoira, Kecamatan Kei Kecil Barat, Minggu (18/10/2026).

Sebelum membacakan sambutan Gubernur Maluku, Bupati menyampaikan atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Maluku Tenggara mengucapkan selamat datang di Bumi Larvul Ngabal, Kabupaten Maluku Tenggara, Gereja Sumber Kasih Jemaat GPM Ohoira Woma BAL VU AHA.

“Kami menyambut kehadiran saudara-saudara dengan penuh sukacita sebagai bagian dari persaudaraan kebersamaan dalam pelayanan gereja.”ungkap Bupati

Menurutnya kehadiran peserta di daerah ini bukan sekadar untuk mengikuti agenda organisasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat persaudaraan, bertukar gagasan, dan memperkuat komitmen bersama dalam mempersiapkan masa depan gereja dan masyarakat.

Tema “Anugerah Allah Melengkapi dan Meneguhkan Gereja Menuju Satu Abad GPM” mengandung pesan penting bahwa perjalanan menuju satu abad GPM harus disertai penguatan pelayanan, pembaruan organisasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda.

Hal ini sejalan dengan moto AMGPM, “Kamu Adalah Garam dan Terang Dunia,” saya berharap Angkatan Muda GPM terus mengambil peran nyata dalam menjaga persatuan, membangun toleransi, memperkuat karakter, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

Bupati kemudian melanjutkan dengan membacakan sambutan Gubernur Maluku.

Dikatakan, dengan bangga dan merasa terhormat dapat kembali berada di tengah-tengah keluarga besar amgpm. baginya, AMGPM adalah organisasi pemuda yang dekat dan selalu ada dihati.

” saya pernah menjadi bagian dari amgpm. karena itu, berdiri di podium ini, saya tidak hanya hadir sebagai gubernur maluku, tetapi juga sebagai seorang yang pernah bertumbuh, belajar, dan ditempa dalam lingkungan AMGPM,”terang Gubernur.

Di AMGPM, dikatakan belajar melayani, memimpin, menghargai perbedaan, dan belajar menempatkan kepentingan bersama, di atas kepentingan pribadi.

hal itu telah terbukti dari masa ke masa, amgpm ikut membentuk banyak kader bangsa yang hari ini mengambil tanggung jawab di gereja, masyarakat, pemerintahan, dan berbagai bidang kehidupan, baik di level lokal, regional maupun nasional.

“pak ketua umum dan seluruh kader amgpm yang saya banggakan,

menyambut pelaksanaan mpp ke-37 amgpm tahun 2026 ini, ada beberapa pesan yang ingin saya titipkan:”tandasnya.

pertama, di tengah perubahan zaman yang bergerak cepat, saya berharap amgpm terus membina generasi muda yang kokoh dalam iman, luas pengetahuan, terampil, dan berani berinovasi. karena itu, jangan jadikan organisasi sekadar tempat berkumpul dan beraktivitas, tetapi manfaatkanlah sebagai ruang untuk belajar mempersiapkan masa depan.

“saya ingin melihat kader-kader amgpm tumbuh menjadi pengusaha muda, pelaku umkm, petani dan nelayan modern, ataupun penggerak ekonomi kreatif.”ujarnya.

jadilah sosok pemuda yang cepat membaca peluang guna mengembangkan potensi daerahnya dan membuka lapangan kerja bagi sesama.

seorang penginjil ternama pernah berkata: “masa mudamu bukanlah sebuah ruang tunggu, itu adalah ladang misimu. bangkitlah dan bersinarlah bagi kristus.”

kedua, maluku adalah rumah kita bersama. karena itu, saya berharap kader-kader amgpm terus menjaga semangat orang basudara, hadir merangkul sesama, dan selaku menjadi agen perdamaian.

tetapi, menjaga masa depan maluku bukan hanya soal merawat persaudaraan, melainkan juga memastikan generasi mudanya tidak kehilangan arah dan harapan.

kita tidak bisa menutup mata terhadap berbagai tantangan yang sedang dihadapi anak-anak muda kita, mulai dari penyalahgunaan narkoba, minuman keras, pergaulan bebas, hingga judi online yang dapat merusak masa depan.

AMGPM harus hadir, bukan untuk menghakimi, tetapi merangkul dan mendampingi.

ketiga, menghadapi konteks pembangunan kekinian, saya mengajak amgpm untuk berjalan bersama pemerintah provinsi maluku dalam menyukseskan berbagai agenda strategis yang menentukan masa depan daerah kita.

kita sedang memperjuangkan ruu tentang daerah kepulauan, agar karakteristik maluku sebagai provinsi kepulauan memperoleh pengakuan dan dukungan kebijakan yang lebih adil.

kita juga mendorong pengembangan blok masela, pembangunan maluku integrated logistics hub, penyelesaian dan optimalisasi bendungan wai apo, program hilirisasi komoditas unggulan maluku; program bantuan stimulan perumahan swadaya (bsps) serta berbagai agenda strategis lainnya yang diharapkan membuka lapangan kerja, memperkuat konektivitas, dan pengentasan kemiskinan.

saya mintakan pemuda gereja turut mengambil peran melalui dukungan dan gagasan yang konstruktif, serta yang lebih penting lagi adalah mempersiapkan sumber daya manusia pemuda gereja, sehingga tidak menjadi penonton.

sebab, sebesar dan sebagus apa pun proyek pembangunan yang kita hadirkan, keberhasilannya harus diukur dari manfaat nyata yang dirasakan rakyat, terutama generasi muda maluku.

ketua umum, panitia penyelenggara serta hadirin yang saya hormati,

mengakhiri sambutan ini, atas nama pemerintah provinsi maluku, saya menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan terima kasih kepada pengurus besar amgpm, panitia penyelenggara yang telah bekerja keras, pemerintah kabupaten maluku tenggara, forkopimda, pemerintah kecamatan, pemerintah ohoi, serta seluruh warga jemaat gpm ohoira, atas kerja keras, sinergi, dan gotong royong dalam menghadirkan momentum amgpm yang sakral ini.

mari kita satukan iman, pikiran, dan kerja untuk memastikan gerak pembangunan daerah benar-benar terarah menuju maluku yang semakin maju, adil dan sejahtera, par maluku pung bae.

selamat bermusyawarah. teruslah berkarya, teruslah melayani, dan jadilah berkat di mana pun saudara-saudara berada. ingat selalu motto kita: kamu adalah garam dan terang dunia

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA