
Langgur, Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Maluku Andreas Budi Wirawan, S.T.,M.T, mengharapkan program pekerjaan SPAM yang saat ini sedang berlangsung dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat.
Hal ini disampaikan Kepala Balai saat pelaksanaan Sosialisasi Pembangunan Jaringan Perpiaan dan Sambungan Rumah (SR) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan Sambungan Rumah, bertempat di Ruang Rapat Bupati Malra, Rabu (2/9/2026).
Dalam sambutannya, Andreas menjelaskan bahwasannya Air minum merupakan salah satu kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam meningkatkan kualitas manusia dan pertumbuhan ekonomi suatu wilayah.

Untuk mendukung tujuan pembangunan SPAM, diantaranya yakni, terciptanya pengelolaan dan pelayanan air minum yang berkualitas dengan harga terjangkau.
Dikatakan untuk meningkatkan efisiensi dan cakupan pelayanan air minum maka diperlukan suatu langka sistematis dalam menjamin kualitas, kuantitas dan kontinuitas konstruksi yang dibangun termasuk kegiatan pengadaan dan pemasangan sesuai dengan kriteria, dan standar yang telah ditentukan dalam dokumen yang disusun.
“Sejalan dengan hal tersebut, penyelenggaraan sistem air minum (SPAM) dilaksanakan berdasarkan PP Nomor 122 Tahun 2015 tentang sistem Penyediaan air minum yang mengatur bahwa penyediaan air minum harus memenuhi aspek kualitas, kuantitas dan kontinuitas serta keterjangkauan bagi masyarakat.”terang Andreas.
Pembangunan SPAM diharapkan agar mewujudkan pelayanan air minum yang aman, efisien, dan berkelanjutan melalui pengelolan yang profesional dan sesuai standar teknis.
Dalam rangka mendukung penyelenggaran SPAM di Maluku Khususnya di Kabupaten Maluku Tenggara, dilaksanakan paket pekerjaan pembanguan SPAM dan Sambungan Rumah (SR) dengan sasaran kegiatan 300 pelanggan.
Harapannya seluruh pengelolaan proyek pekerjaan ini dilaksanakan secara tertib dan dapat dipertangungjawabkan.
“Setiap rupiah harus digunakan sebaik-baiknya dan tepat sasaran. Tidak ada tagihan dalam pekerjaan. Diharapkan sarana ini dapat dipergunakan dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat,”harapnya.
Ia juga mengharapkan dukungan dan sinergitas oleh pemerintah daerah hingga perangkat desa lokasi kegiatan pekerjaan berlangsung.
Menurutnya Penyediaan air minum yang sehat dan layak bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
Tidak ada komentar