MENU Minggu, 31 Mei 2026
x

Kebijakan Pempus Pelayanan MBG 5 Hari, SPPG Ohoijang-Watdek Tetap Layani 6 Hari Dengan Catatan

waktu baca 2 menit
Minggu, 31 Mei 2026 16:03 30 Redaksi

 

 

Langgur, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kei Kecil Ohoijang-Watdek tetap memberikan pelayanan Makanan Bergizi Gratis (MBG) selama 6 hari dalam seminggu namun dengan beberapa kebijakan.

Pemerintah Pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN) sebelumnya telah mengeluarkan kebijakan tentang pola pendistribusian MBG dari enam hari dalam seminggu menjadi lima hari sesuai dengan hari aktif belajar peserta didik disekolah.

Kepala SPPG Kei Kecil Ohoijang-Watdek Imelda Rahae saat dikonfirmasi oleh media melalui telepon seluler, Senin (1/6/2026), membenarkan soal kebijakan tersebut.

Imelda menjelaskan kebijakan tersebut termuat didalam Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2026 Tentang Pendistribusian dan Penyajian Dalam Program Makanan Bergizi Gratis yang memuat terkait waktu Distribusi dan mekanisme penyaluran MBG untuk peserta didik dan Non Peserta didik (Balita,Bumil,Busui) yang dilaksanakan lima Hari.

Namun demikian kebijakan tersebut, terang Imelda tidak menutup kemungkinan pelayanan distribusi MBG dilakukan enam hari jika ada sekolah yang tetap melaksanakan aktifitas belajar.

“Untuk Kami di SPPG Ohoijang-Watdek tidak melawan arahan tersebut, tetapi memang ada beberapa sekolah yang kami layani tetap melaksanakan proses belajar mengajar di hari sabtu. Olehnya itu kita sudah berkoordinasi dengan Koordinator Wilayah,”terang Imelda.

Adapun pelayanan Paket MBG untuk hari sabtu dikatakan menyajikan menu Fress Food yang diberikan pada hari jumat untuk menjawab kebutuhan di hari sabtu tersebut.

“Kita berikan pada hari jumat menu Fress Food yaitu buah-buahan, susu, dan menu yang sudah ditetapkan pada hari jumat untuk sekaligus jatah pada hari sabtu,”pungkasnya

Ditambahkan, paket MBG diberikan enam hari pada sekolah yang memang betul-betul melaksanakan aktifitas belajar-mengajar di sekolah, sedangkan bagi sekolah yang libur pada hari sabtu tidak akan diberikan.

Selain distribusi untuk pelajar, paket MBG tetap diberikan kepada B3 (Ibu Menyusui, Ibu Hamil, dan Balita).

Imelda menerangkan, terhadap pola distribusi kepada B3 maka pihaknya menggunakan skema distribusi menu Ompreng pada hari Senin, Rabu, dan Jumat, sedangkan menu kering diberikan pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu.

“Sesuai kebijakan SE Nomor 5 Tahun 2026 juga mengatakan bahwa syarat pelayanan B3 itu bagi setiap SPPG minimal 300 penerima manfaat jika tidak akan di Suspend (dihentikan sementara), Kami (SPPG Ohoijang-Watdek) melayani 335 penerima manfaat yang berasal dari 8 Posyandu,”paparnya.

Sedangkan untuk peserta didik, pihaknya melayani sebanyak 2.556 penerima manfaat yang terdiri dari 12 sekolah

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA