MENU Minggu, 03 Mei 2026
x

Cetak Sejarah, Ribuan Peserta Ramaikan Peringatan Hardiknas 2026 di Malra

waktu baca 2 menit
Sabtu, 2 Mei 2026 11:35 87 Redaksi

 

Langgur, Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara melalui Dinas Pendidikan menciptakan sejarah baru dengan melibatkan ribuan peserta didik untuk meramaikan peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026.

Momen Peringatan Hardiknas tahun 2026 di Kabupaten Maluku Tenggara dapat dikatakan sangat berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Semangat dan antusias masyarakat khususnya para siswa-siswi dari jenjang TK/Paud, SD, dan SMP, hingga para pengajar dan orang tua siswa sangat tinggi sejak pertama kali seremonial pembukaan lomba yang digelar oleh Dinas Pendidikan pada 27 April lalu.

Tercatat pada pembukaan seremonial tanggal 27 april melalui kegiatan jalan pagi bersama, diikuti lebih dari 3.000an peserta menjadi catatan rekor terbaru dalam peringatan momen Hardiknas di Maluku Tenggara.

(Peserta Upacara Peringatan Hardiknas 2026 di Stadion Maren, Sabtu (2/5/2026. Foto : Infohumas Malra)

Berbagai kegiatan lomba digelar tanpa henti oleh Dinas Pendidikan kepada para siswa- siswi, dari lomba Senam Anak Indonesia Hebat, StandUp Comedy, Melukis dan Mewarnai, Tutur bahasa kei, Pagelaran festival dan Pameran, hingga pelaksanaan upacara bendera di Lapangan Stadion Maren yang megah dan meriah dengan berbagai penampilan oleh siswa-siswi.

Ditengah perubahan sistem pendidikan di Kabupaten Maluku Tenggara yang dinilai semakin membaik, hadir sosok perempuan bernama Raudhah Bin Arif Hanubun yang dipercayakan oleh Bupati Maluku Tengara Muhammad Thaher Hanubun sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Maluku Tenggara.

Pagelaran peringatan Hardiknas tahun 2026 yang meriah dan menarik antusias warga masyarakat menjadi momen puncak Raudhah dikenal oleh masyarakat yang dengan berani membawa perubahan pada sektor pendidikan di Maluku Tenggara yang sejak lama menjadi sorotan.

Melalui setiap momen penyelenggaraan kegiatan, Raudhah menegaskan komitmennya memastikan sistem pendidikan di Maluku Tenggara terus berkembang dan berkualitas, namun tidak meninggalkan nilai-nilai sejarah dan budaya masyarakat Kei.

“Nilai-Nilai sejarah dan kehidupan masyarakat kei yang kita miliki harus menjadi akar dalam sistem pembinaan dan pendidikan, sehingga perubahan yang berdampak baik dapat tercipta dan meningkat pada anak-anak kita sebagai penerus.”ungkap Raudhah.

Pagelaran festival budaya dan Pameran yang digelar oleh Dinas Pendidikan, menurut Raudhah menjadi momen yang sangat penting dalam melestarikan budaya kei serta menjadi wadah untuk mempromosikan potensi unggulan yang dimiliki.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA