MENU Selasa, 20 Okt 2026
x

FPMK 2026 di Maluku Tenggara Lestarikan Kebudayaan dan Promosi Wisata Daerah

waktu baca 2 menit
Selasa, 20 Okt 2026 12:39 30 Redaksi

(Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun bersama Wabup Charlos Viali Rahantoknam serta forkopimda melepaskan balon sebagai tanda dimulainya FPMK 2026. Foto :Diskominfo malra)

Langgur, Penyelenggaraan Festival Pesona Meti Kei tahun 2026 ditegaskan menjadi momen dan langkah tepat dalam melestarikan kebudayaan alam serta mempromosikan potensi wisata yang ada didaerah kepada mancanegara.

Pesan ini tertuang dalam sambutan Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun yang dibacakan oleh Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam saat pembukaan FPMK 2026 bertempat di Landmark Langgur, Senin (19/10/2026).

Saat membacakan sambutan, Wabup Viali menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang sudah ikut mempersiapkan kegiatan ini.

Apresiasi diberikan khususnya kepada para seniman, sanggar, komunitas, pelajar, dan kelompok Masyarakat yang terlibat aktif memeriahkan karnaval ini.

Dikatakan Keterlibatan dalam agenda seperti ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan tanggung jawab moril bagi kemajuan daerah.

Melalui kegiatan ini, Wabup mengatakan turut serta melestarikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal sebagai ciri hidup Masyarakat Kei.

Terdapat beberapa pesan yang disampaikan pada momen pembukaan agenda FPMK dan khususnya Karnaval di hari ini,

1. Festival Pesona Meti Kei bukan sekadar perayaan tahunan. Festival ini adalah wahana promosi pariwisata daerah yang harus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Melalui festival ini, kita memperkenalkan keindahan alam dan budaya Kei yang memesona:”ujarnya.

Pasir putih halus yang mendunia (acara puncak nanti di Ngurbloat);

Laut yang jernih, dengan kekayaan bahari yang melimpah (fan kurkurat dan wer warat,

Keramahan masyarakatnya yang kaya akan nilai-nilai kearifan.

“Setiap langkah, setiap karya, dan setiap senyum yang kita tampilkan hari ini adalah bagian dari promosi untuk memperkenalkan wajah Maluku Tenggara.”tutur Wabup.

2. Karnaval hari ini sebagai bagian dari FPMK 2026, harus menjadi sarana untuk mem-per-erat persatuan dan kesatuan:

Kekuatan terbesar orang Kei adalah semangat kekeluargaan, kebersamaan dan persaudaraan yang menembus sekat-sekat perbedaan.

Ini adalah salah satu warisan terbesar yang tetap bertahan dan dilestarikan, yang hari ini Kita tampilkan dengan gagah dan penuh kebanggaan.

“Biarlah para tamu yang hadir melihat dan merasakan bahwa Kei kaya akan budaya, dan bahwa kita mampu menjaganya dengan penuh kecintaan.”tambahnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA