MENU Sabtu, 19 Sep 2026
x

Anggota DPRD Malra Harap Pengembangan Pelabuhan Elat Terwujud, Umachina : Potensi Kapal Pelni Berlabuh di kei Besar

waktu baca 3 menit
Sabtu, 19 Sep 2026 03:01 157 Redaksi

(Anggota DPRD Kabupaten maluku Tenggara Ridwan H. Umachina)

Langgur, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tenggara Ridwan H. Umachina berharap pengembangan Pelabuhan Elat dapat terwujud sehingga membantu masyarakat khususnya di Kepulauan Kei Besar.

Hal ini disampaikan Umachina saat wawancara dengan media, Jumat (18/9/2026). Ia mengatakan pada pembahasan APBD Perubahan Kabupaten Maluku Tenggara beberapa waktu lalu, menurut penjelasan Kepala Dinas Perhubungan bahwasannya saat ini sudah diadakan penilaian DED Pelabuhan Elat.

Adapun Penilaian DED dikatakan sebagai salah satu syarat dalam peningkatan Pelabuhan Elat.

Hal ini menurutnya telah sesuai dengan tujuan kunjungan Komisi III DPRD Maluku Tenggara pada bulan Maret tahun 2026 di Kementrian Pelabuhan.

“Pada saat intu saya sempat mengusulkan agar pelabuhan elat menjadi pelabuhan regional yang bisa untuk dipakai melayani kapal Pelni.”ucap Umachina.

Umachina menambahkan saat rapat berlangsung, dikatakan terdapat beberapa dokumen yang dinilai masih ada kekurangan, namun direspon secara baik oleh kementrian dengan menginstruksikan agar dilakukannya pengembangan khususnya ukuran pelabuhan Elat tersebut.

“Jadi ukuran Pelabuhan ini akan dikembangkan sesuai standar, dan anggarannya itu langsung dari kementrian perhubungan,”tambahnya.

Umachina berharap dengan selesainya proses penilaian DED, maka pekerjaan pengembangan pelabuhan elat dapat dilakukan.

“Ini akan sangat memberikan dampak yang sangat besar bagi masyarakat khususnya di Kei Besar. Jika Kapal Pelni bisa masuk disana, maka akan mempermudah mereka,” harap politisi partai PKS itu.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Perhubungan yang selalu aktif melakukan koordinasi dan komunikasi, serta Pihak UPP kelas II Tual yang selalu bekerja dalam pengembangan Pelabuhan di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara.

Konfirmasi UPP Kelas II Tual

Sebelumnya, media juga melakukan konfirmasi ke UPP Kelas II Tual terhadap informasi pengembangan pelabuhan Elat.

Kepala UPP Kelas II Tual Hamdi Abduh saat wawancara menjelaskan bahwasannya Pelabuhan Elat masih perlu dilengkapi sejumlah dokumen perencanaan yaitu data-data pendukung.

Dijelaskan saat ini UPP II Tual sedang melalui tahapan proses yang didahului dengan Rapat Pendahuluan 2 minggu lalu terkait dengan Detail Engineering Design (DED). Tahun 2027 akan dilanjutkan dengan studi lingkungan.

Sedangkan untuk RIP Pelabuhan Elat itu sendiri menunggu penetapan begitupun dengan pelabuhan Tual.

“Pelabuhan Elat memang selain DED yang masih berproses tahun ini, tahun depan adalah studi lingkungan mungkin dengan DLKR dan DLKP,”lanjutnya.

Setelah semuanya selesai, maka kedepannya akan diusulkan dengan berkolaborasi bersama Pemerintah Daerah setempat.

Untuk ukuran Pelabuhan Elat sesuai dokumen DED yang dibahas dalam rapat pendahuluan, pada draft desain yakni lebar pelabuhan 10 meter dan panjang 110 meter.

Ukuran tersebut dijelaskan agar sesuai dengan kapasitas pelabuhan dalam statusnya adalah Pelabuhan Regional.

“Jadi ada tahapannya jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Ukuran pelabuhan saat ini dengan lebar 8 meter akan menjadi 12 meter, dan pangan 70 meter menjadi 110 meter,”paparnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA