
Langgur, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengara menggelar Rapat Koordinasi dalam rangka membahas persiapan pelaksanaan Bakti sosial Terintegrasi yang akan dihadiri langsung oleh Menteri Sosial RI.
Rakor dilaksanakan bertempat diruang Rapat Kantor Bupati, yang dibuka oleh Staff Ahli Bupati Bidang Kesejahteraan dan SDM Hendrikus Watratan, didampingi Plt. Kepala Dinas Sosial. Kamis (16/4/2026)
Turut hadir dalam rapat tersebut Tim Kementrian Sosial RI, Perwakilan Direktorat Rehabilitasi
Sosial Lanjut Usia dan Sentra Meohai di Kendari, Forkopimda, Pimpinan Sejumlah OPD, Direktur RSUD Karel Sadsuitubun Langur, dan sejumlah Kepala Puskesmas.
Citra Agus Amitra ketua Tim Kemensos RI, Riki Firmansyah, Atika, Gina Susanti, Irwanto.
Saat membuka kegiatan, Hendrikus mewakili Plt. Sekda menjelaskan ada beberapa hal perlu disampaikan dalam rangka rapat koordinasi persiapan pelaksanaan kegiatan Bakti Sosisal Terintegrasi di Kabupaten Maluku Tenggara.
Hendrikus mengatakan Maluku Tenggara kembali dipercayakan menjadi tuan rumah kegiatan baksos oleh kementrian sosial.

Adapun kegiatan ini merupakan tindaklanjut hasil audinesi Pemerintah Daerah yang dipimpin Bupati Malra dan Kemensos RI bersama jajaran dirjen pada 9 april 2026 di jakarta.
Dalam rapat dimaksud adanya arahan dan konfirmasi dimana menteri sosial akan melaksanakan kunjungan kerja di malra sekaligus bakti sosial terintegrasi yang direncanakan tangal 22 april nanti.
Tentang pelaksanaan Baksos terintegrasi di Maluku Tengara, tedapat 16 kegiatan yang akan dilaksanakan, antara lain :
Operasi katarak, pemeriksaan kesehatan fisik dan mental bagi lanjut usia, penyandang disabilitas dan ODGJ, Pembebeasan pasung bagi ODGJ, Donor Darah, Layanan Fisioterapi, bantuan kepada HIV/AIDS, Hak Sipil yang meliputi Sidang Ishbak dan Akta Nikah Sipil.
Pemberdayaan keluarga anak (sekolah rakyat), Sunatan Masal, Pembayaran Biaya SPP yang menunggak, Penyaluran alat bantu aksesibilitas, pengobatan bagi penderita kusta, kewirausahaan, Peningkatan Kapasistas LKS, bantuan kepada korban Perdagangan orang (Traficing), dan Pekerja sosial Goes to School.
Terhadap persiapan pelaksanaan kegiatan tersebut, Hendrikus menegaskan agar menyiapkan secara teliti data yang ada agar tidak salah sasaran.
Ditegaskan juga agar setiap OPD untuk terus melakukan kordinasi bersama dinas sosial untuk identifikasi dan verifikasi penerima bantuan.

“Mendukung pelaksanaan kegiatan, Bapak Bupati telah mengeluarkan SK tentang Tim Pelaksana Baksi Sosial terintegrasi Kabupaten Maluku Tengara,”terang Hendrikus.
Tidak ada komentar