MENU Sabtu, 24 Okt 2026
x

Inovasi Pemerintah Ohoi Weduar Sediakan Pasar Tradisional, Dorong UMKM Ibu-Ibu dan Ekonomi Masyarakat

waktu baca 2 menit
Sabtu, 24 Okt 2026 02:17 32 Redaksi

 

Langgur, Pemerintah Ohoi Weduar, Kecamatan Kei Besar Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara, menghadirkan Pasar Tradisional Ohoi Weduar sebagai langkah nyata mendorong pemberdayaan UMKM, khususnya bagi ibu-ibu yang selama ini mengandalkan hasil kebun untuk menopang perekonomian keluarga.

Pasar tradisional yang dibangun secara gotong royong oleh Perangkat Ohoi, Linmas, dan masyarakat tersebut berada di pinggir utama dengan pemandangan Laut Kei Besar. Kehadirannya diharapkan menjadi ruang ekonomi baru yang bersih, nyaman, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Pj. Ohoi Weduar, Merfi Somnaikubun, mengatakan penyediaan pasar ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat, terutama para ibu yang aktif berkebun dan menghasilkan berbagai komoditas pangan lokal. Jumat (23/10/2026)

Berbagai hasil kebun masyarakat dapat dipasarkan di tempat tersebut, mulai dari Enbal Tutuil, Enbal Bubuhuk, Enbal Gepe, sayur-sayuran, cabai, tomat, mentimun, pisang, sukun, keladi, petatas, hingga beragam hasil kebun khas Kei lainnya.

Keberadaan pasar ini bukan hanya bertujuan mempermudah masyarakat menjual hasil kebun, tetapi juga diharapkan menjadi pusat ekonomi masyarakat sekaligus tempat mendapatkan berbagai produk dan oleh-oleh khas Kei bagi warga maupun para pengunjung yang datang ke Ohoi Weduar.

Menurut Merfi, pasar tersebut dibangun dengan semangat kebersamaan dan diperuntukkan bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang.

“Pasar ini untuk katong samua. Tanpa beda. Katong satu keluarga di Ohoi Weduar. Pemerintah hadir untuk memberikan tempat yang layak bagi Mama-Mama yang rajin berkebun,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut dengan baik sehingga keberadaannya memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan pendapatan keluarga.

Langkah Pemerintah Ohoi Weduar ini sekaligus menunjukkan bahwa potensi lokal dapat menjadi kekuatan ekonomi masyarakat apabila dikelola dan diberikan ruang pemasaran yang baik.

Dengan tersedianya pasar tradisional, hasil kebun masyarakat tidak hanya dikonsumsi untuk kebutuhan keluarga, tetapi memiliki peluang lebih besar untuk dipasarkan dan meningkatkan nilai ekonomi bagi para pelaku UMKM.

Pemerintah Ohoi Weduar pun terus mendorong semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera.

Ohoi Weduar Maju, Rukun, Sejahtera untuk Semua.

Ain Ni Ain — Hidup Orang Basudara.

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA