MENU Rabu, 13 Mei 2026
x

KPPN Tual Inisiasi “Kopi Pagi”, Pertemukan Stakeholder Jelaskan Kondisi APBN “Aman”

waktu baca 3 menit
Selasa, 12 Mei 2026 11:29 66 Redaksi

Langgur, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Cabang Tual menginisiasi kegiatan “Kopi Pagi”dalam rangka bertatap muka dan berkoordinasi tentang kondisi perkembangan keuangan yang ada di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tengara yang bertempat di Aula Kantor KPPN, Selasa (12/5/2026).

Pertemuan tersebut dipimpin langsung Kepala KPPN Cabang Tual Muslim didampingi Kepala KPPBC Tual Wahyu Lafrias, dan Kepala KP2KP Langgur Faisal Syahbana Fandi Saputra

Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viali Rahantoknam, Ketua DPRD Malra Stepanus Layanan, Assisten Setda Kota Tual Usman Borut, Dandim 1503/Tual, Kepala RRI Tual, dan Sejumlah pimpinan Vertikal lainnya lingkup Kota Tual dan Maluku Tenggara.

Kepala KPPN Tual Muslim dalam pembukaannya mengatakan kegiatan Kopi Pagi atau disebut Koordinasi Pimpinan Perkuat Sinergi dirancang dengan nuansa semi-formal untuk membahas isu-isu strategis dalam membantu keadaan didaerah.

“Dikatakan bahwa banyak masalah dapat diselesaikan di warung kopi, Melalui kegiatan seperti hari ini juga kita harap dapat turut dilakukan kedepannya bagi yang bersedia sebagai tuan rumahnya. Mungkin sebulan atau tiga bulan sekali,”Ucap Muslim

Pada kesempatan tersebut Kepala KPPN Tual itu menjelaskan melalui forum pembahasan ini dapat dibahas terkait masalah atau isu baru di tiap instansi seperti instansi vertikal atau pemerintah daerah.

Ia kemudian memaparkan beberapa isu-isu terkait APBN yang diharapkan dapat berkembang menjadi diskusi bersama.

Salah satu isu yang dibahas oleh Muslim dalam forum tersebut seperti informasi yang beredar bahwasanya kondisi APBN yang dikatakan tidak akan bertahan dalam dua minggu.

“Ini tidak benar adanya. Kondisi APBN saat ini dalam kondisi aman. Jadi kalau informasi yang beredar bahwa APBn kita hanya bertahan 2 minggu itu tidak benar sama sekali,”terang Muslim.

Hal ini menurutnya tidak relevan dengan data terkait kondisi keuangan negara yang menunjukan sebaliknya bahwasanya tren pertumbuhan ekonomi negara saat ini dalam posisi yang positif.

Diterangkan Pendapatan Negara saat ini yaitu 3.153.6 Triliun mengalami pertumbuhan 9.8 Persen dan pajak tumbuh 13.5 Persen dari Outlook 2025 ditengah pelemahan harga komoditas.

“Belanja Negara 3.842.7 Triliun tumbuh 7.3 persen dari Outlook. Belanja Pemerintah Pusat sebesar 3.149.7 Triliun dan Transfer ke Daerah 639 triliun, merupakan satu kesatuan untuk mendukung 8 agenda prioritas,”paparnya.

8 agenda prioritas tersebut diantaranya Ketahanan Pangan, Ketahanan Energi, Makan Bergizi Gratis, Pendidikan Bermutu, Kesehatan Berkualitas, Pembangunan Desa, Koperasi, dan UMKM, Pertahanan Semesta, dan Akselerasi Investasi dan Perdagangan Global.

Adapun turut dijelaskan bahwa per- 31 Maret 2026 Penerimaan pajak meningkat kuat, Belanja negara lebih cepat, Defisit terkendali, APBN terus diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.

Paparan materi terus dilanjutkan oleh Kepala KPPN Tual. Pada akhir diskusi sejumlah masukan dan kritikan turut disampaikan oleh peserta forum diskusi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA