Langgur, Badan Meteorologi, Klimatologi Dan Geofisika Stasiun Meteorologi Maritim Ambon telah mengeluarkan himbauan peringatan potensi cuaca ekstrem kepada masyarakat untuk waspada potensi gelombang diperairan sekitar.
Himbauan ini disampaikan BMKG melalui surat Nomor : ME.01.02/018/KAMB/I-2026, Berlaku 19 Januari 2026 – 20 Januari 2026.
Dalam isi surat itu disampaikan, Bibit siklon tropis 97S terpantau berada diwilayah pesisir utara Australia sebelah barat teluk carpentaria, dengan kecepatan angin maksimum 15 Knot. Tekanan udara minimum adalah 998hPa arah gerak ke barat.
Bibit siklon 96S diprediksi berada diwilayah samudra Hindia barat Australia bagian utara dengan kecepatan angin maksimun 20 knot. Tekanan udara minimun adalah 1000 hPa. Arah gerak ke selatan-barat daya.
Pola angin diwilayah Maluku umumnya bergerak dari arah barat hingga barat laut dengan kecepatan rata-rata 4-20 Knot.
Kecepatan angin tertinggi mencapai kurang lebih 25 Knot berpeluang terjadi di wilayah Perairan Pulau Buru, Perairan Pulau Ambon – Kepulauan Lease, Perairan Maluku Tengah, Perairan SBB, Perairan SBT, Perairan Kepulauan Key, Kepulauan Aru, Kepulauan Tanimbar, Kepulauan Babar, Kepulauan Sermata – Kepulauan Leti, Perairan Wetar, Laut Banda, dan Laut Arafura yang mampu meningkatkan ketinggian gelombang diwilayah tersebut.
Untuk wilayah Perairan Kepulaun Kei, diperkirakan tinggi gelombang bisa mencapai 2.50 – 4 Meter
Tidak ada komentar