Wabup Viali Pimpin Rakor Bersama Kemensos RI Bahas Persiapan Operasi katarak

waktu baca 2 menit
Senin, 23 Feb 2026 11:36 26 Redaksi

 

Langgur, Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara menggelar rapat Koordinasi bersama Perwakilan Kementrian Sosial Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Sentra “Meohai” di Kendari, diruang Rapat Bupati, Senin (23/2/2026).

Rakor tersebut dipimpin Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam, turut dihadiri Plt. Kadis Sosial, Kadis Kesehatan, Direktur RSUD Karel Sadsuitubun, Direktur RSU Pratama Elat, dan Perwakilan Kemensos Dirjen Rehabilitasi Sosial Sentra Meohani di kendari Muhammad Gunawan, serta tim Kemensos.

Rapat digelar dengan tujuan mempersiapkan pelaksanaan operasi katarak yang akan digelar oleh Dirjen Rehabilitasi Sosial Sentra Meohai bertempat di Kabupaten Maluku Tenggara

Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun dalam arahannya yang disampaikan Wabup Viali mengatakan Pelaksanaan kegiatan bakti sosial operasi katarak di Kabupaten maluku tengara yang direncanakan pada pertengahan bulan April 2026 nanti.

Mendukung kegiatan tersebut, pada hari ini melaksanakan Rapat Koordinasi antara pemerintah daerah Kabupaten Maluku Tengara bersama Dirjen.

Tentunya tujuan utama kegiatan tersebut adalah untuk memberikan akses pelayanan kesehatan gratis, mengurangi komplikasi kebutuhan dan meningkatkan partisipasi sosial usia lansia.

Kegiatan ini juga tidak terbatas untuk usia dibawah lansia.

Dikatakan Maluku Tenggara secara historis memiliki catatan penderita katarak yang signifikan pada penduduk berusia diatas 30 tahun dengan prevalensi mencapai 38,5 persen.

“Ada jurnal yang saya baca memang katong yang tinggal di pesisir pantai ini memiliki paparan sinar UV dan Intensitas sinar cahaya yang tinggi sehingga potensi dampak katarak memang tinggi,”pungkas Wabup.

Menurutnya Sebagai bagian dari rehabilitasi sosial, kolaborasi pelayanan sosial-medis, program ini menghubungkankan kepedulian sosial dengan profesionalsime medis untuk mengatasi masalah ekonomi -medis akibat gangguan penglihatan.

“Karena mata susah melihat, maka susah mencari (bekerja) juga,”ucapnya.

Untuk itu, Sentra Moehai Kendari dapat memberikan sosialisasi terkait rencana pelaksanaan bakti sosial operasi katarak yang nantinya akan dilaksanakan di Maluku Tenggara.

Wabup memberikan beberapa instruksi yakni kepada Dinas kesehatan Maluku Tenggara agar nantinya memberikan daftar berapa banyak masyarakat didaerah ini yang terdeteksi menderita ganguan pengelihatan atau katarak.

Kepada Direktur RSUD Karel sadsuitubun beserta Direktur RS Pratama Elat dapat memberikan sarana prasarana pendukung untuk kegiatan ini.

Sedangkan kepada Dinas sosial agar berkoordinasi dengan Dinas kesehatan dan RSUD untuk pelaksanaan kegiatan bakti sosial.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA