x

STIA Langgur Lepas Mahasiswa KKN di Kecamatan Kei Kecil

waktu baca 3 menit
Jumat, 27 Mar 2026 14:20 102 Redaksi

(Foto : Camat Kecamatan Kei Kecil saat memberikan arahan dan sambutan kepada mahasiswa KKN)

Langgur, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Langgur akhirnya melepas mahasiswa KUliah Kerja Nyata (KKN) Tahun akademik 2025/2026 di sejumlah ohoi di Kecamatan kei Kecil.

Acara pelepasan yang digelar bertempat di Aula Kampus STIA Langgur, Kamis (26/3/2026), dibuka secara resmi oleh Camat Kei Kecil Yosep Aloysius Dumatubun, turut hadir mewakili ketua sekolah tinggi Stia Langgur yakni Ketua Program Studi Pemerintahan Djimanus Maturbongs, dan sejumlah civitas Stia Langur, Pj Kepala Ohoi Dunwahan, Pj Kepala Ohoi Ohoidertavun, dan Pj Kepala ohoi Ohoider atas.

Sambutan Ketua sekolah tinggi Stia Langgur yang diwakili oleh Ketua Program Studi Pemerintahan Djimanus Maturbongs mengatakan pelaksanaan KKN merupakan salu satu wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat.

Mahasiswa yang telah mendapat ilmu selama berkuliah maka diharapkan mampu diterapkan ditengah masyarakat.

Djimianus juga berharap agar mahasiswa KKN dapat bekerja dengan sungguh-sungguh, berintegritas,

Ia menyampaikan sejumlah pesan penting yakni peserta KKN diharapkan dapat menjaga nama baik almamater, disiplin dalam bermasyarakat.

“Ketika masyarakat meminta bantuan, maka wajib dibantu. Bekerjasama sebagai tim harus dijaga.”tegasnya.

Ia juga menitipkan mahasiswa kepada instruktur pendamping dan Penjabat ohoi.

Adapun laporan Ketua panitia KKN Andy Lasol menjelaskan, pelaksanaan KKN Stia Langur tahun 2025/2026 melibatkan sebanyak 14 mahasiswa dan berlangsung selama 1 bulan 2 minggu di 3 Ohoi yakni Ohoi Dunwahan, Ohoi Ohoidertavun, dan Ohoi Ohoider Atas.

Adapun Tema KKN kali ini yakni “optimalisasi Sistem Informasi smart Ohoi Digital (SISODI) menuju Pengembangan/Potensi Ohoi di Ohoi Ohoidertavun, Ohoi Dunwahan dan Ohoi Ohoider Atas,” merupakan hasil diskusi panjang bersama setiap pihak.

Tujuan dan maksud tema kegiatan ini berlandaskan bahwasanya dengan perubahan zaman saat ini dimana perkembangan Teknologi dan informasi turut memberikan dampak yang besar dalam pengelolaan sistem pemerintahan di Desa.

“Jika kita berbicara tentang sistem informasi, maka ini hal yang konkrit dan perlu untuk dikelola dan ditata secara baik dalam rangka perkembangan desa,”pungkas Andy.

Melalui pendataan yang baik di desa maka pengembangan potensi desa dapat dilakukan secara maksimal.

Melalui pelaksanaan KKN ini juga, mahasiswa diharapkan dapat menghasilkan output yang berdampak kepada masyarakat yakni sebuah produk nyata yaitu aplikasi SISODI yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa.

“Kita juga akan menerapkan sistem penilaian, bahwa dari ketiga desa yang merupakan lokasi KKN, Desa yang kemudian memberikan nilai terbaik maka akan menjadi lokasi penutupan KKN dimana kita akan meminta bapak camat memfasilitasi untuk mengundang Bapak Bupati agar hadir dan kita menyerahkan hasil produk KKN ini dan dilaunching secara resmi,”paparnya.

Produk tersebut diharapkan akan menjadi pilot project untuk 192 desa lainnya di Kabupaten Maluku Tenggara.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA