Tual, Kepolisian Resor Tual bersama Pemerintah Daerah Kota Tual menggelar rapat koordinasi lintas sektor dalam rangka kesiapan operasi ketupat salawaku 2026 yang bertempat di Pada hari Aula Jana Nuraga Polres Tual, kamis (5/3/2026).
Hadir dalam rakor tersebut Wakil Walikota Tual Amir Rumra, Wakapolres Tual Kompol Roni F. Manawan, Danyon C Pelopor Brimob Polda Maluku Kompol Rudi W. Muskita, Kabag Ops Polres Tual Kompol Laode A. Jaya, Plt. Sekda Kota Tual Ridwan A. Renwarin, Ketua MUI Kota Tual, KH Ahmad Kabalmay, PJU, Perwira Staf Polres Tual dan Para Kapolsek Jajaran, Pasi Ops Lanal Tual Mayor Laut (p) Petrus Jayanta,
Danramil Kodim 1503-01/Tual Kapten Inf. Musa Rahayaan, Dansubdenpom XV/2-1 Tual Kapten CPM. Habibie Phonna, sejumlah pimpinan OPdD Lingkup Kota Tual, dan Forkopimda.
Dalam rakor tersebut sejumlah topik pembahasan disampaikan diantaranya terkait dengan stok komuniti bahan pangan disampaikan hingga saat ini sangat stabil dan siap menjawab kebutuhan masyarakat pada hari Rara Idul Fitri maupun tiga bulan kedepan.

Stok komuniti Bawang dan Cabe sangat terbatas sehingga perlu kami sampaikan untuk diketahui bersama;
Adapun penyampaian dari Staf BPMD Kota Tual bahwasannya bahwa dengan adanya informasi yang beredar di media sosial Facebook, Instagram, Twitter dan Tiktok terkait dengan adanya bencana berkepanjangan sampai dengan perayaan hari raya idul Fitri tahun 2026, l tersebut maka pihak BMKG diminta menjelaskan informasi tersebut apakah benar atau Hoax;
Apabila berita yang beredar tersebut tidak benar dan Hoax, maka BMKG diminta agara mengeluarkan himbauan resmi untuk diketahui bersama sehingga tidak menjadi keresahan masyarakat menjalang hari raya Idul Fitri tahun 2026;
Masukan juga disampaikan oleh Kabid Ormas Kesbangpol Kota Tual yang mengatakan agar diluar pos pam wisata pantai Difur perlu juga penempatan pos pam pada lokasi wisata pantai Lupus.
Lokasi wisata pantai Lupus, sangat meningkat dengan kunjungan masyarakat dan lokasi tersebut juga menjadi rawan kecelakaan lalu lintas sehingga menjadi perhatian bersama adanya penempatan pos pam di lokasi tersebut oleh Polres Tual
Ketua MUI Kota Tual juga meminta adanya peningkatan Deteksi dini dari Intel dimana setiap kapal putih masuk sering terjadi keributan di wilayah Kota Tual.
Pertanyaan juga disampaikan kepada PT. Pertamina sering terjadi kelangkaan BBM Minyak Tanah di Wilayah Kota Tual.
Adapun informasi disampaikan agar Pelaksanaan Sholat Idul Fitri di fokuskan di lapangan Lodar El dan untuk pawai malam takbiran agar dilaksanakan dengan pawai obor jalan kaki dan tidak menggunakan kendaraan roda dua.
Staf BMKG Wilayah Tual-Malra Malra turut memberikan sejumlah penjelasan yakni terkait dengan informasi beredar adanya gempa bumi berkepanjangan itu tidak benar dan berita Hoax. BMKG sampai dengan saat ini belum mendeteksi adanya gempa bumi berkepanjangan;
Perwakilan PT. Pertamina Tual turut menyampaikan sesuai dengan arahan pusat stok BBM Minyak Tanah mencukupi untuk kebutuhan masyarakat sampai lebaran.
Terkait dengan adanya informasi kelangkaan BBM di wilayah Kota Tual adalah kelalaian dilapangan oleh pemilik APMV maupun pangkalan.
Kepala Jasa Raharja Tual juga menyatakan telah bekerjasama dengan pihak rumah sakit baik Kota Tual maupun Kab. Malra, untuk melakukan pelayanan selama Ops Ketupat Salawaku tahun 2026.
Mereka juga menyarankan agar pihak BMKG mengeluarkan Informasi resmi untuk meng-counter berita Hoax tersebut.
Kepala Syahbandar Tual mengatakan Kementrian Perhubungan Laut juga melaksanakan Operasi Ketupat secara Internal sesuai dengan Operasi Ketupat dilaksanakan Polri.
Dari pengawasan di pelabuhan Yos Sudarso Tual, untuk pelayanan pelayaran transportasi laut sangat siap untuk menjawab arus mudik dan arus balik lebaran Idul Fitri tahun 2026;
Mereka juga meminta bantuan dan kerja sama dari Polres Tual untuk membantu kami pada saat kapal masuk guna mengantisipasi terjadinya kemacetan pada saat kapal masuk menjelang hari raya Idul Fitri tahun 2026.
Sedangkan Kadis perhubungan Kota Tual mengatakan akan bekerjasama dengan Polres Tual maupun Perhubungan Laut Tual untuk mengatasi kemacetan arus lalu lintas dan serta melakukan rekayasa arus lalu lintas selama kapal masuk menjelang hari raya idul Fitri tahun 2026.
Pihaknya juga akan menempatkan pegawai Dinas Perhubungan Kota Tual, di perempatan Masjid Al-Hurriyyah Tual yang merupakan lokasi jalan utama yang sering terjadi kemacetan pada saat kapal masuk
Tidak ada komentar