Oplus_131072
Langgur, Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara memberikan ketegasan dan harapannya kepada lembaga institusi Kepolisian Resor Kabupaten Maluku Tenggara agar mengusut tuntas kasus dugaan adanya tindakan kekerasan ya g mengakibatkan kematian seorang Wanita Muda yakni Veronia Rahantanat (VR).
Harapan ini disampaikan ketua DPRD Malra Stepanus Layanan saat wawancara diruang kerjanya, Kamis (26/2/2026).
Kematian seorang wanita bernama Veronika Rahantanat (VR) menarik perhatian khalayak publik pada setiap elemen. Baik organisasi kepemudaan, organisasi Kemahasiswaan, hingga organisasi pemerhati perempuan telah memberikan dukungan agar kasus kematian VR dapat diselidiki dengan tuntas lantaran dirasa memiliki ketidakjelasan proses tersebut di Polres Maluku Tenggara.
Kasus tersebut juga mendapatkan atensi oleh Ketua DPRD Malra Stepanus Layanan yang menegaskan selaku perwakilan rakyat mengatakan timbulnya kasus ini mengakibatkan korban jiwa (VR) ditempat kerja bukan diluar.
Olehnya itu, Maka Polres Maluku Tenggara diharapkan harus mengusut tuntas kasus tersebut.
Politisi PDI-Perjuangan itu menjelaskan, Pertama, Almarhum VR sedang melaksanakan pekerjaan ditempat kerja lingkup perusahaan.
“Maka Polres harus memeriksa seluruh pekerja yang ada di perusahaan itu, teman-temannya, termasuk pemilik perusahaan,”tegas Stepanus.
Ditegaskan Polres Malra harus memeriksa dengan jelas, sebab menurutnya Masyarakat Kabupaten Maluku Tenggara saat ini terus menanti penjelasan terkait kasus ini.
“Sebagai orang kasat mata atau awam melihat kasus ini melalui luka yang dialami korban bahwasanya itu disebabkan pihak lain bukan karena penyakit.”paparnya
Stepanus berharap Polres Maluku Tenggara harus mengusut secara terang-benerang dan mengumumkan ke publik penyebab kematian almarhum VR.
Ketua DPRD juga mengatakan agar perusahaan dapat memastikan keamanan para pekerja di perusahaan tersebut ketika nantinya mereka diminta sebagai saksi atau memberikan keterangan kepada pihak kepolisian.
“Kita harapkan juga perusahaan dapat memastikan keamanan okeh para pekerja jika ada pemeriksaan. Ini harus jadi perhatian serius oleh perusahaan,”tutupnya.
Tidak ada komentar