Jakarta, Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) menegaskan agar kepolisian Daerah (Polda) Maluku mengusut dengan tuntas kasus yang menewaskan Pelajar Madrasah di Kota Tual oleh Tersangka Bripda MS diusut secara tuntas dan Transparan.
Kepolisian Republik Indonesia saat ini sedang menarik perhatian publik khususnya setelah kejadian tindakan seorang anggota Brimob MS yang menyebabkan kematian seorang pelajar madrasah di Kota Tual, Provinsi Maluku.
Kepala Badan Koperasi dan UMKM DPP GMNI Abdul Malik Rengur sebelumnya memberikan apresiasi atas atensi Kepala Kepolisian RI yang bergerak cepat memberikan instruksi langsung agar persoalan kasus tersebut agar diproses dengan teliti, cepat, dan transparan.
“Selain apresiasi, kita harap tindakan pemeriksaan itu betul-betul dilakukan, bukan hanya instruksi kosong yang kemudian akan menjadi proses panjang tak menentu,” tegas Malik.
Dia menegaskan, sebagai salah satu putra yang berasal dari Kei, sangat menyayangkan bahwasanya tindakan yang dilalukan oleh Bripda MS harus merenggut satu nyawa penerus bangsa dan daerah.
Mantan Ketua Cabang GMNI Tual itu mengharapkan sidang etik yang akan dilakukan oleh Polda Maluku bisa dilakukan transparan ke publik dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran dan kejujuran.
“Agar kasus ini dapat berjalan aman, dan tentunya menunjukan bahwa komitmen yang disampaikan oleh Polri agar menindak segala pihak sesuai aturan itu betul-betul bukan sekedar omong belaka,”tutupnya.
Tidak ada komentar