Bawaslu Malra Gelar Ngabuburit Pengawasan Bersama Ormas dan OKP

waktu baca 2 menit
Jumat, 13 Mar 2026 09:28 37 Redaksi

 

Langgur, Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Maluku Tenggara menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan bersama sejumlah Organisasi Masyarakat dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang mengusung tema “Sinergi Menjaga Integritas Demokrasi,”.

Kegiatan ngabuburit yang bertempat di Aula Sekretariat Bawaslu Malra, Jumat (13/3/2026), dibuka oleh Ketua Bawaslu Malra Richardo E. A. Somnaikubun, bersama Komisioner Bawaslu Marselus Hungan dan Alwi Al Hamid.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Pimpinan OKP GMKI, GMNI, IMM, Kahmi, Pemuda Muhammadiyah, dan KNPI.

Ketua Bawaslu Malra Richardo saat membuka kegiatan menyampaikan, melalui momen ini diharapkan bisa mendapatkan pandangan khususnya perbaikan pola pengawasan yang nantinya Bawaslu akan lakukan pada tahun 2029 nanti.

“Katong ingin untuk melalui agenda hari ini, mendapatkan pandangan yang berbeda dari sudut pandang pengawasan yang selama ini Bawaslu gunakan untuk menguatkan pola kerja pengawasan Bawaslu kedepan,”ujar Richardo.

Ia mengatakan hal ini perlu diperbaiki secepatnya karena mengingat proses tahapan akan dimulai pada tahun 2027 nanti, sebab saat ini beberapa tahapan sudah berjalan seperti mereview UU Nomor 7 tahun 2017.

Richardo juga menyinggung beberapa waktu lalu dimana DPR RI yang telah melakukan audiensi bersama beberapa ahli membahas persiapan pemilu.

“Kita pada dasarnya melaksanakan apapun yang ditetapkan oleh Undang- Undang, apapun yang telah ditetapkan kita melaksanakan itu,”terangnya.

Adapun dijelaskan persoalan yang dihadapi di Kabupaten Maluku Tenggara sesuai hasil evaluasi masih cenderung sama yakni seperti persoalan Money Politik, dan intimidasi.

Richardo Mengharapkan ada pandangan-pandangan lain yang bisa didapatkan untuk membantu pelaksanaan pengawasan.

Pandangan yang sama juga disampaikan Anggota Komisioner Bawaslu Malra Marselus Hungan yang mengatakan partisipasi aktif masyarakat agar mewujudkan slogan Bawaslu yakni “Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakan Keadilan Pemilu,” dapat terwujud.

Marselus juga menjelaskan beberapa waktu lalu Bawaslu Malra telah melakukan sosialisasi di sejumlah sekolah dan stakeholder, namun masih terjadi banyak pelanggaran pemilu, sehingga diharapkan masukan yang didapatkan dapat meningkatkan kualitas pemilu kedepannya.

Selama kegiatan berjalan, sejumlah masukan dan saran disampaikan peserta seperti perbaikan administrasi, partisipasi okp dan ormas dalam melakukan sosialisasi, perbaikan sistem rekrutan panwas, dan sejumlah usulan lainnya yang diharapkan dapat diperbaiki kedepannya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA