Antisipasi Arus Mudik Lebaran 2026, Kepala UPP kelas II Tual Tegaskan 14 Armada Siap Layani Masyarakat

waktu baca 3 menit
Selasa, 10 Mar 2026 14:19 71 Redaksi

 

Tual, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tual menegaskan telah melakukan sejumlah kesiapan dalam rangka mengantisipasi arus mudik lebaran tahun 2026.

Hal ini disampaikan Kepala UPP Kelas II Tual Hamdi Abduh saat wawancara bersama media diruang kerjanya, Selasa (10/3/2026).

Hamdi menjelaskan sebelumnya telah melakukan rapat koordinasi bersama sejumlah stakeholder dalam rangka membahas dan menyiapkan arus mudik lebaran 2026.

Adapun dirinya mengatakan dalam rangka mengantisipasi arus mudik dan pelayanan kepada masyarakat, telah disiapkan sejumlah armada pelayaran yaitu 14 armada.

14 armada ini terdiri dari Empat kapal milik PT Pelni yang melayani angkutan penumpang nasional yaitu KM Labobar, KM Dobonsolo, KM Sirimau, dan KM Tatamailau.

Empat kapal perintis yang berpangkalan di Tual, yakni KM Sabuk Nusantara 39, KM Sabuk Nusantara 54, KM Sabuk Nusantara 60, dan KM Sabuk Nusantara 67.

Sementara untuk pelayanan antar pulau di wilayah Kepulauan Kei kecil menuju Kei Besar tersedia tiga kapal cepat, yaitu Elugo Express, Telaga Express, dan Samudera Jaya VI.

“Disiapkan juga tiga kapal dari PT ASDP, yang akan beroperasi yakni KM. Temy, KM Lobster dan KM. Tanjung Madlahar.”pungkasnya.

Hamdi juga menerangkan persoalan pelayanan perhubungan laut untuk Kota Tual khususnya di Kepulauan Kur, Pihaknya bersama Walikota Tual telah berkoordinasi dengan Kantor Pusat yang mana solusi pelayanan khususnya di Pulau Kur adalah dengan metode Deviasi.

“Jadi nanti dari kapal perintis yakni kapal sabuk nusantara 39 dan Sabuk Nusantara 67 nantinya akan ditambahkan juga Sabuk Nusantara 54 itu untuk mengantisipasi wilayah kepulauan,”terangnya

Dalam rapat koordinasi itu dikatakan turut menghadirkan beberapa instansi lainnya seperti BMKG cabang Tual yang mana menjelaskan bahwasanya siklus cuaca selama satu minggu kedepan yang mana turut berdampak pada kondisi kesiapan, akan tetapi pihaknya tentunya terus melakukan Update informasi karena disamping kantor UPP Kelas II Tual juga telah tersedia beberapa peralatan untuk memantau kondisi cuaca.

Ia mengatakan sesuai prediksi data tahun-tahun sebelumnya ketika arus mudik lebaran, lonjakan kunjungan mudik terjadi pada wilayah barat dari pulau Jawa, Sulawesi, Bau-Bau, Ambon ke Tual.

Sebagai upaya mengawasi dan mengamankan arus mudik, akan disiapkan sejumlah posko yang akan beroperasi pada 13 Maret sampai 30 Maret 2026.

Dikatakan puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada saat kedatangan kapal Dobonsolo tanggal 19 maret dan tanggal 21 kedatangan kapal Tatamailau.

Untuk posko pengaman, akan disiapkan juga Posko terpadu yang ditempatkan dan merupakan gabungan dari pihak Polres digunakan bersama selama operasi Salawaku ketupat sebagai bentuk sinergi.

Posko tersebut juga menyiapkan pelayanan kesehatan yang melibatkan personil dari karantina.

“Mereka akan selalu aktif untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,”tambah Hamdi

Sebanyak 85 personil yang tergabung dari setiap stakeholder akan turut disiapkan untuk menjaga dan mengamankan selama arus mudik berlangsung yang nantinya akan terbagi dalam 3 regu dan beroperasi selama 24 jam.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA