x

Gerak Cepat, Pemprov Maluku Siap Salurkan Bantuan Darurat Untuk Korban Konflik di Malra

waktu baca 3 menit
Minggu, 29 Mar 2026 13:35 84 Redaksi

 

Langgur, Pemerintah Provinsi Maluku bergerak cepat dengan menyalurkan sejumlah bantuan darurat kepada masyarakat korban konflik di Desa Danar Ternate, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara.

Penyaluran bantuan oleh Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Sosial Maluku itu diberikan kepada warga pengungsi berasal dari Desa Danar Ternate yang saat ini berada di Ohoi Mar sebagai lokasi pengungsian warga.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku R. Affandi Z. Hassannusi saat wawancara dengan media, Minggu (29/4/2026) menjelaskan, sesuai arahan yang diberikan oleh Gubernur Maluku agar Dinas Sosial Provinsi segera melakukan tindakan penanganan yang sifatnya darurat.

Bantuan diberikan kepada para pengungsi sehingga kebutuhan yang sifatnya urgensi untuk segera dipenuhi dan dilakukan dengan baik.

Affandi mengatakan bantuan yang diberikan sesuai dengan ketersediaan buffer stock (Persediaan Logistik Darurat) yang ada di gudang Dinas Sosial Provinsi Maluku seperti bantuan Makanan, Pakaian (Pakaian Biasa, Pakaian Sekolah tingkat SD, SMP, SMA), tenda, peralatan ibadah, Bantuan Family kit yang isinya berupa sandang, kebutuhan mandi, dan kit untuk anak-anak.

“Karena kami yakin masyarakat yang mengalami musibah ini saat mengungsi tidak membawa apa-apa sehingga dengan ini kita mambantu menjawab kebutuhan sehari-hari mereka,”terang Affandi.

Ia juga menegaskan karena waktu yang mendesak maka Dinas Sosial Provinsi telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial terdekat yakni Dinas Sosial Kabupaten Maluku Tenggara dan Dinas Sosial Kota Tual untuk membantu menyediakan bantuan kepada pengungsi sambil menunggu bantuan dari provinsi tiba didaerah.

“Kita koordinasi dengan dinas sosial terdekat, untuk di Malra informasi stoknya kosong, tapi di Tual itu ada sehingga kita minta untuk membantu alokasi dulu nanti akan diganti dengan logistik paket milik provinsi,”pungkasnya

Diterangkan juga total bantuan diproyeksikan keseluruhan mencapai Rp. 354 Juta dalam bentuk barang.

Affandi menambahkan harapan Bapak Gubernur agar bantuan tersebut dapat disalurkan dengan baik dan digunakan sebaik mungkin.

Bantuan diberikan dengan sistem By Name by Adress.

“Sampai dengan saat ini daftar nama berupa perorangan maupun KK. Ini juga menjadi laporan tertulis kepada Bapak Gubernur Maluku dan Menteri Sosial sehingga menjadi atensi ditengah kondisi keuangan daerah saat ini yang terbatas.”paparnya.

Adapun bantuan yang nantinya diberikan dikatakan terbatas sehingga diharapkan kondisi saat ini tidak terjadi cukup lama dan dapat segera terselesaikan.

“Kalaupun toh bantuan yang diberikan tidak mencukupi karena target penyelesaian masalah terjadi lebih lama dari yang ditargetkan tentu kita akan berupaya untuk mengisi ketersediaan bantuan ini kembali,”ucap Affandi.

Sejumlah bantuan diberikan secara pribadi oleh Bapak Gubernur Maluku yakni sejumlah uang untuk duka dan kepada bapa imam yang mengungsi.

Affandi juga memaparkan jumlah pengungsi sesuai data yang diterima pihaknya sebanyak 450 jiwa.

“Untuk KK kita masih menunggu update terbaru. Yang jelas kehadiran Bapak Gubernur bersama forkopimda dan kami semua adalah bukti keseriusan Pemerintah Provinsi dan Bapak Gubernur sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah bahwa peduli terhadap kejadian yang terjadi di masyarakat, Negara hadir disini tanpa pengecualian,”tutupnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA