
Tual, kondisi situasi di Kota Tual dapat dikatakan berjalan aman dan lancar tanpa hambatan selama momen perayaan idul Fitri 147 Hijriah tahun 2026, Kepala Bagian operasi (Kabag Ops) Kepolisian Resor Tual berharap masyarakat dapat membantu menjaga kondisi terus berlanjut.
Hal ini disampaikan kabag Ops Polres Tual Kompol La Ode Arif Jaya, S.H saat wawancara diruang kerjanya, Kamis (26/3/2026).
Arif menjelaskan selama momen mudik lebaran 2026 Polri pada prinsipnya sesuai pelaksanaan Operasi Ketupat Salawaku selama 13 hari ini di Kota Tual dapat dikatakan berjalanan aman dan kondusif.
Laporan kondisi tersebut sesuai 9 Pos Pos yang telah disiapkan oleh Polres Tual untuk menjaga keamanan dan melayani masyarakat selama momen idul Fitri.
Adapun laporan yang dirinya terima pada tanggal 25 Maret tentang adanya tindakan oleh sejumlah oknum yang diduga tidak senang dengan kinerja kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman sehingga sempat melakukan kegaduhan hingga saat ini masih tetap dalam penyelidikan.
“Ada yang melempar molotov disalah satu kios milik warga yang berada di ujung Desa Fiditan baru, tetapi tidak berefek besar karena api langsung dipadamkan.”terang Arif.
Walaupun demikian, Dia menyatakan pada wilayah lainnya kondisi tetap berjalan aman dan kondusif. Hal ini menurutnya dapat dilihat secara langsung ketika momen malam takbiran dimana Kepolisian melakukan pengawalan hingga dini hari.
“Kita lakukan pengawalan dan pengamanan pada area BTN, kegiatan sambra, perjalanan pawai obor dari Masjid raya ke Fiditan. Termasuk ketika ada oknum warga yang menggunakan kendaraan motor saat pawai alhamdulilah bisa kita atasi,”pungkasnya.
Adapun pengawasan dan pengawalan dikatakan tetap dilakukan seperti di pelabuhan ketika penumpang kapal naik dan turun. Sedangkan untuk kondisi arus lalu lintas mudik didalam kota tual dikatakan berjalan aman dan lancar.
Arif juga menjelaskan pelaksanaan operasi salawaku telah berakhir pada tanggal 26 Maret, namun demikian Pihak Kepolisian terus melakukan patroli melalui operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dimana tiap malam dilakukan patroli keliling kota dan selesai dan menetap di Pos Fiditan.
“Ini mengantisipasi isu-isu di tengah masyarakat, dan kita harap dalam waktu dekat tidak ada lagi yang mengganggu kamtibmas,”tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwasannya Pos Pengamanan yang berlokasi di Desa Fiditan akan tetap aktif walaupun operasi ketupat salawaku telah berakhir.
Hal ini dilakukan melihat kondisi perkembangan yang ada serta mengingat dalam waktu dekat akan dilaksanakan kegiatan Halal Bi Halal oleh Masyarakat Desa Fiditan Baru dan Desa Fiditan Lama.
Arif berharap kondisi yang aman dan kondusif ini dapat terus dipertahankan, karena menurutnya investor akan masuk ke daerah jika daerah aman, dan damai, hal ini tentunya menjadi dambaan setiap warga.
“Kita juga mengharapkan bantuan masyarakat untuk membantu kami dalam menjaga keamanan karena tugas menjaga keamanan bukan hanya tugas TNI-Polri tetapi juga seluruh masyarakat,”tutupnya.
Tidak ada komentar