Langgur, kerjasama Partai Amanat Nasional (PAN) dan Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara dalam memperjuangkan kehadiran Program Desa Nelayan Merah Putih di Daerah demi kesejahteraan Masyarakat.
Upaya peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat khususnya di Maluku Tenggara terus dilakukan oleh stakeholder. Hal ini dapat terlihat dengan kerjasama dan kolaborasi Partai politik dan pemerintah daerah.
Ketua DPD PAN Malra Yohanis Bosko Rahawarin saat wawancara dengan media, Jumat (5/2/2025) menjelaskan, komunikasi dan koordinasi yang dilakukan untuk mendapatkan program Desa Nelayan Merah Putih telah dilakukan dengan melibatkan pemerintah daerah melalui Dinas Perikanan Maluku Tenggara.
Bosko mengatakan, dokumen pengusulan Desa Nelayan Merah Putih di Kabupaten Maluku Tenggara dikawal langsung dan diserahkan oleh Ketua PAN Maluku selaku Anggota DPR RI Widya Pratiwi Murad pada bulan november 2025 kepada Kementrian Kelautan dan Perikanan RI.
Dikatakan, dirinya bersama Plt. Kepala Dinas perikanan sudah bertemu dengan Sesditjen Pengelola Kelautan dan Sesditjen Tangkap di Jakarta awal januari 2026.

Komunikasi terus dibangun dan juga mendapatkan dukungan penuh oleh Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun.
“Kami DPRD bersama Pemerintah Daerah tentu perlu bergandeng tangan untuk melihat dan memperjuangkan program-program di Pusat karena kita tahu bahwa kondisi saat ini terhadap efisiensi anggaran,”terangnya.
Inovasi dan perjuangan ini dianggap perlu dilakukan lantaran jika melihat kondisi efisiensi anggaran berdampak pada dinas-dinas yang menurutnya dianggarkan hanya untuk kebutuhan sehari-hari saja.
Politisi tersebut menegaskan kondisi ini tentunya diharapkan tidak menjadi hambatan dan mematahkan semangat pemerintah daerah dan stakeholder yang ada untuk terus memperjuangkan dan bekerja melalui komunikasi dengan DPR RI dan kementrian sehingga daerah dapat manfaat.
“Urusan dan kepentingan politik belakangan, politik sudah lewat, waktunya bekerja, jangan habiskan waktu dengan politik-politik yang tidak menguntungkan untuk daerah dan kepentingan masyarakat,”tekan Bosko.
Ketua DPC PAN Malra itu mengatakan saat ini sedang melakukan pendataan nelayan yang ada didaerah agar nantinya dapat diusulkan lagi.
Adapun untuk usulan Kampung Nelayan Merah Putih, Bosko mengatakan bahwa berdasarkan komunikasi dengan Dinas Perikanan telah melakukan pengusulan terhadap 7 desa lewat penginputan di data ada akhir Desember dan awal Januari, tim Kementrian telah melakukan peninjauan terhadap lokasi kampung yang diusulkan.
Lokasi utama yang sudah selesai dari segi lahan, kualitas kadar air, yakni Danar Sare dan Desa Watuar.
“Soal jumlah pasti yang dapat berapa, kita berdoa saja, yang sudah menjadi konfirmasi adalah Dua Desa Danar Sare dan Watuar,”pungkasnya.
Bosko berharap melalui usulan-usulan yang telah dimasukan dan yang akan diperjuangkan lagi, semuanya akan dijawab secara bertahap dan terwujud demi masyarakat Kabupaten Maluku Tenggara.(FSJ)
Tidak ada komentar