Langgur, 130 Siswa-siswi di Kabupaten Maluku Tengara menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang merupakan hasil perjuangan Anggota Partai Amanat Nasional (PAN) di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Perhatian dan dukungan kepada calon-calon penerus generasi bangsa di Kabupaten Maluku Tenggara melalui bidang Pendidikan khususnya kepada siswa-siswi yang memiliki kekurangan ekonomi sangat memberikan dampak yang signifikan bagi mereka.
Hal inilah yang ditunjukan oleh Partai Amanat Nasional melalui anggota mereka yang berada di DPR.
Ketua DPD PAN Maluku Tenggara yohanis Bosko Rahawarin saat wawancara dengan media, Kamis (5//2026) menjelaskan, Sebagai wakil rakyat, terus merespon suara rakyat.
Bosko merasa bersyukur bahwa pada tahun periodisasi ini PAN Maluku memiliki keterwakilan di DPR RI Yaitu Widya Pratiwi Murad yang menjabat sebagai Ketua DPW PAN Maluku sekaligus bendahara fraksi PAN.
“Ini menjadi suatu kebanggaan untuk masyarakat maluku, dan juga untuk Keluarga Besar PAN,”pungkasnya.
Setelah menjadi Anggota DPR RI, dijelaskan bahwa Widya melaksanakan reses pada bulan oktober 2025 di Kabupaten Maluku Tenggara. Pada momen tersebut Widya mengunjungi Kepulauan Kei Besar dan seputaran Kei Kecil yang kemudian mendengarkan aspirasi masyarakat.
“Pada momen tersebut, instruksi yang diberikan oleh Ibu Widya kepada kami 3 yang ada di DPRD Malra untuk melihat permasalahan pendidikan dan mengumpulkan data,”terang Bosko
Adapun diberikan waktu selama dua hari untuk dirinya mengumpulkan seluruh data yang dibutuhkan yakni data anak-anak pada jenjang SD dan SMP sesuai kuota yang diberikan.
Data yang dikumpulkan sebanyak 300 siswa-siswi. Pada bulan Desember, Bosko mendapatkan konfirmasi bahwa kuota Bantuan PIP yang didapatkan Maluku Tenggara sebanyak 120 bantuan yang tersebar di Kabupaten maluku Tenggara.
“Kita bersyukur bahwa walaupun dalam waktu singkat, data yang dikumpulkan, tapi kita mendapatkan bantuan dari perhatian oleh Ibu Widya,”ucap Bosko
Menunjukan kepedulian dan kerja nyata kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Maluku Tenggara.
Kuota bantuan PIP yang didapatkan itu, dikatakan terbanyak 30 kuota berada di SD Inpres Sathean, SD Inpres ohoijang 6 kuota. SD Inpres Watdek 3 kuota, SMP Budi Mulia 3 kuota, bantuan juga disebarkan di beberapa ohoi di Kepulauan Kei Besar.
“Saya berterima kasih dan bersyukur bahwa perjuangan, pilihan kita itu tidak sia-sia, dan tahun ini kita juga akan usulkan kurang lebih 3.000 dari tingkat SD, SMP, SMA,”imbuhnya.
Mengharapkan dukungan dan doa agar usulan yang diberikan dapat terealisasi secara pelan-pelan. FSJ)
Tidak ada komentar