Wagub Harap BKKBN Maluku Fokus Turunkan Angka Kelahiran

Wagub Harap BKKBN Maluku Fokus Turunkan Angka Kelahiran

27
0
BERBAGI

Ambon, Porosmaluku,com – Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua meminta dengan harapan kepada Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Negara (BKKBN) wilayah Maluku untuk lebih fokus berupaya menurunkan fertilitas atau angka kelahiran, guna mengendalikan Laju Pertumubuhan Penduduk (LPP) dan mewujudkan keluarga berkualitas dalam rangka meningkatkan kualitas manusia Indonesia.

“Saya berharap, BKKBN Maluku, lebih fokus berupaya menurunkan fertilitas atau angka kelahiran, guna mengendalikan LPP dan mewujudkan keluarga berkualitas dalam rangka meningkatkan kualitas manusia Indonesia,” Kata Sahubura saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Provinsi Maluku Tahun 2017, di Lantai VII Kantor Gubernur, Rabu (22/2/2017).

Menurut Sahuburua, Hal ini dapat dilakukan melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan KB terutama di Daerah Tertinggal Perbatasan Kepulauan (DPTK), peningkatan ketahanan keluarga termasuk ketahanan remaja dan pengendalian penduduk.

Selain itu, Sahuburua mengatakan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) juga harus terintegrasi dan sinergi dengan program prioritas pembangunan di Daerah, terutama pada era desentralisasi ini.

“Dukungan  Pemerintah daerah mutlak diperlukan. Perwakilan BKKBN Maluku harus dapat bekerja sama dengan baik dengan para pemangku kepentingan baik di tingkat Provinsi maupun kabupaten dan kota,” ujarnya.

Bukan hanya itu, BKKBN juga harus bisa menjabarkan arah kebijakan dan strategi pembangunan bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana ke dalam RPJMND dan RKPD di daerah masing-masing.

“Fokus yang juga sangat penting dalam hal memberikan pelayanan kepada masyarakat secara utuh, ialah sinergitas dan kemitraan dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat yang memiliki pengaruh dan kedekatan yang kuat dengan masyarakat,” ungkapnya.

BKKBN Maluku, harus bersinergitas dan kemitraan dengan berbagai organisasi profesi, organisasi keagamaan, organisasi pendidikan, organisasi perempuan, organisasi kepemudaan dan berbagai organisasi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap program kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) namun selama ini belum dilaksanakan secara maksimal.

“Melalui kegiatan Rakorda program kependudukan berencan dan pembangunan keluarga ini, mari kita lakukan sinkronisasi arah kebijakan dan pengembangan kegiatan prioritas program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga, serta memperkuat sinergitas lintas sektor, antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dan dengan seluruh mitra kerja baik itu para tokoh agama, tokoh masyarakat dan berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya,” ujarnya.

Sehingga katanya apa yang menjadi tujuan utama dalam mensejahterakan rakyat dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Maluku dapat terwujud. (PM-05)

BERBAGI

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY