Usut Skandal Bank Maluku, DPRD Tahan Diri

Usut Skandal Bank Maluku, DPRD Tahan Diri

933
0
BERBAGI
bank Maluku Jalan pattimura. Noubert Rehatta

AMBON,POROSMALUKU.com – Kejaksaan Tinggi Maluku telah menaikan status pengusutan skandal korupsi PT Bank Maluku ketingkat penyidikan. Kendati demikian, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku tidak mau kebiri dalam menuntaskan kasus tersebut.

Ketua DPRD Maluku, Edwin Huwae mengatakan DPRD Maluku hingga kini masih menahan diri dalam proses pembahasan guna menuntaskan masalah yang sementara melilit PT Bank Maluku – Maluku Utara.

“Perkembangan terakhir ini Kejaksaan telah meningkatkan status kasus tersebut ke taghap penyidikan, itu berarti sudah menjadi domain penegak hukum di daerah,”ujar Huwae, kepada wartawan di Ambon.

Dia menjelaskan, DPRD sebagai lembaga politik tentunya akan menahan diri dan mencoba menempatkan posisi pengusutan secara baik. Tentunya DPRD Maluku tidak mau gegabah dalam mengambil keputusan.

“Kita akan lihat dari posisi mana kita akan mengusut, kalau soal hukum kemungkinan kita tidak akan membahas lagi namun lebih fokus pada perbaikan kinerja dan managemen bank tersebut yang notabene adalah perusahaan milik daerah Maluku, kalaupun dalam pembahasan terkesan ada yang perlu di perbaiki dari sisi hukum maka kita akan merekomendasikan kepada Kejaksaan untuk ditelusuri,”pungkasnya.

Dilain sisi, Sejumlah langkah yang akan ditempuh pansus diantaranya melakukan pertemuan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku serta mengundang pihak direksi PT Bank Maluku. Pansus juga telah merencakanan pertemuan dengan pihak Bareskrim Mabes Polri dan mengunjungi gedung baru di Surabaya, Jawa Timur, milik Bank Pembangunan Daerah (BPD) milik Pemerintah Provinsi Maluku tersebut.

Langkah ini akan ditempuh pansus guna menelusuri skandal pembelian kantor cabang Bank Mauluku di Surabaya yang diduga terjadi penggelembungan anggaran hingga mencapai Rp54 miliar, serta kasus repo saham PT. AAA yang merugikan keuangan daerah ratusan miliar rupiah. (RELL)

BERBAGI

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY