Torry Akui Penderita HIV/AIDS Alami Peningkatan

Torry Akui Penderita HIV/AIDS Alami Peningkatan

644
0
BERBAGI

AMBON,POROSMALUKU.com – Angka penderita HIV/AIDS di Kota Ambon terus mengalami peningkatan dimana, tahun 2012 mencapai 1.169 penderita, 2013 sebanyak 425 orang dan tahun 2014 sebanyak 554 orang dan tahun 2015 sebanyak 89 orang.

Akui Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon Tresjee Torry disela-sela sosialisasi sosialisasi HIV/AIDS kepada ibu-ibu rumah tangga yang ada di Desa Passo, Kecamatan Baguala.

Dia mengatakan, total penderita HIV/AIDS akhir Desember 2015 mencapai 1.598 orang dimana, penularan HIV/AIDS melalui hubungan seksual dengan penderita, suntikan, pemindahan virus dari yang terinfeksi kepada anak sebelum atau selama proses kelahiran dan melalui ASI.

“Kita tidak mengetahui seseorang itu menderita HIV/AIDS namun, hal itu dapat diketahui setelah melakukan hubungan seks dengan penderita baru diketahui kejadian tersebut, karena virus HIVtidak mudah menular,’’ ujarnya.
Dia mengakui, HIV maupun AIDS tidak ditularkan melalui makan dan minum bersama, pemakaian fasilitas umum bersama, ciuman, senggolan dan pelukan maupun gigitan nyamuk.

“Sekalipun kita makan bersama penderita kita tidak akan terinveksi, karena HIV/AIDS hanya ditimbulkan oleh hubungan seks,’’ katanya.

Dia menjelaskan, HIV/AIDS merupakan hal yang krusial dan harus mendapat perhatian serius, karena jumlah Penderita HIV/AIDS terus bertambah. Karena itu, HIV/AIDS merupakan masalah penting di Indonesia, khusunya kota Ambon sehingga diperlukan program yang komprehensif dan terukur dari Komisi Penanggulangan AIDS untuk menghambat penyebaran penyakit tersebut.

“Upaya sosialisasi dilakukan guna pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, namun hal ini juga harus ditunjang tingkat kesadaran dan perilaku masyarakat,” paparnya.

Ditambahkannya, upaya pencegahan terus dilakukan tetapi yang terpenting adalah tingkat kesadaran dan perilaku masyarakat yang baik.

“Selain pencegahan HIV/AIDS, penggunaan narkoba dan minuman keras tetap, menjadi perhatian utama, agar tidak memberikan dampak sosial yang lebih luas di masyarakat,” tandasnya. (ELO)

BERBAGI

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY