TICMI dan Unpatti Ambon Kerjasama Pendidikan Pasar Modal

TICMI dan Unpatti Ambon Kerjasama Pendidikan Pasar Modal

44
0
BERBAGI

Ambon, Porosmaluku,com – Untuk memberikan pendidikan terkait dengan pasar modal kepada mahasiswa maka, The Indonesia Capital Market Institute (TICMI) dengan Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon menjalin kerjasama.

Acara penandatangan perjanjian kerjasama yang berlangsung di aula Fakultas Ekonomi (Fekon) Unpatti, Selasa (11/4), dihadiri oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Jusuf Madubun, Direktur Utama TICMI Mety Yusantiati, Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Direktur Utama TICMI Mety Yusantiati mengatakan, dengan jalinan kerjasama ini maka, Unpatti dalam hal ini Fekon akan memiliki mata kuliah pasar modal yang akan ditambahkan ke dalam silabus perkuliahan.

Sebagai salah satu kampus ternama di Maluku, Unpatti akan terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikannya, salah satunya dengan program kerja sama seperti yang dilakukan dengan TICMI.

“Kerjasama yang terjalin antara TICMI dengan Unpatti merupakan program kerja sama pendidikan pasar modal di perguruan tinggi, dimana dalam jangka waktu tertentu perguruan tinggi diharapkan dapat menyelenggarakan pendidikan reguler yang mengacu pada silabus pelatihan dan sertifikasi wakil perantara pedagang efek (WPPE) secara mandiri,” jelasnya.

Dikatakan, pada awal tahun 2017, TICMI telah menjadwalkan akan menandatangani nota kesepahaman serupa dengan 30 perguruan tinggi yang terdapat diseluruh ndonesia.

Unpatti merupakan perguruan tinggi ke 20 yang menandatangani nota kesepahaman ini, sehingga universitas ini menjadi salah satu perguruan tinggi yang telah memenuhi kriteria dan persyaratan utama untuk mengadakan program kerja sama pendidikan pasar modal di wilayah Ambon.

“TICMI merupakan anak cabang dari Bursa Eefek Indonesia. Salah satu sasaran kerja BEI yang paling krusal adalah peningkatan jumlah investor,” ujarnya.

Menurutnya, BEI melihat bahwa peningkatan investor harus dimulai dengan penguatan posisi broker, dimana dalam konteks supply demand terhadap calon investor, sehingga harus disediakan tenaga yang profesional dan berkompoten agar tingkat kepercayaan dan keyakinan investor dapat meningkat.

Sementara itu, Wakil Rektor III Unpatti Jusuf Madubun berharap, dengan adanya kerjasama ini dapat dimanfaatkan mahasiswa sebagai salah satu pelajaran untuk meningkatkan pasar modal di Ambon.

“Ini merupakan kerjasama yang baik, dengan itu kami ingin mahasiswa disini khusunya Fekon harus berlomba-lomba pelajari dan ikuti mata kuliah ini karena sangat bagus untuk merubah paradigma terkait dengan pasar modal,” ujarnya.

Selama ini selalu saja timbul hal yang negatif terkait dengan pasar modal, untuk itu dengan adanya kerjasama ini, mahasiswa bisa menghilangkan isu itu dari pemikiran masyarakat awam serta dapat meningkatkan pasar modal. (PM-05)

BERBAGI

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY