Tersangka Kasus Teror Bom Atas Nama ISIS Dijebloskan ke Rutan

Tersangka Kasus Teror Bom Atas Nama ISIS Dijebloskan ke Rutan

39
0
SHARE

Ambon, Porosmaluku,com – Wirasman Rukua, merupakan tersangka aksi teror Bom yang menggunakan nama Islamic State in Iraq and Syria (ISIS) ke sejumlah bank di Kota Ambon dijebloskan ke Rutan Klas IIA Ambon, setelah tahap II yang dilakukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Maluku Alawudin, Kamis (22/3/2017).

Tahap II atau penyerahan tersangka dan barang bukti yang dilakukan oleh tim penyidik Ditreskrimum Polda Maluku dipusatkan di kantor Kejari Ambon pukul 10.30 wit.

Sebelum di giring ke Rutan Ambon tersangka sempat di masukan ke Sel Kantor Kejari Ambon.

Penyerahan tersangka disertai dengan puluhan Barang Bukti (BB) ini berlangsung di ruang pidum Kejari Ambon dan dilakukan pemeriksaan terhadap BB tersebut.

BB yang ikut diserahkan di periksa tim JPU masing-masing satu lembar surat teror, satu HP merk samsung silver, satu buah SIM Card Simpati dengan nomor 082239199277, satu buah buku ekspedisi batik, kantong plastik warna hijau yang berisikan sisa semen dengan berat 2 kg lebih, dua penutup pipa gorden berbentuk bulat kuning keemasan, satu penggait atau gantungan pipa gorden berwarna kuning keemasan, satu unit laptop merk HP, satu ser printer canon pixma type E400, satu buah gergaji besi, satu lembar baju kaos hitam milik tersangka, satu celana jeans dan satu unit sepeda motor milik tersangka.

Kepada wartawan usai pelaksanaan tahap II, Wadireskrimum Polda Maluku AKBP M Roem Ohoirat menjelaskan, dengan penyerahan tahap II ke Jaksa maka proses penyidikan ditangan polisi atau penyidik sudah usai selanjutnya perkara ini akan dilimpahkan oleh JPU ke pengadilan.

“Untuk kasus teror dengan tersangka Wirasman Rukua, sudah kita serahkan ke jaksa. Jadi semua proses sudah kita lakukan dari penyelidikan hingga penyidikan dan setelah dikirim berkasnya ke jaksa sudah dinyatakan lengkap atau P-21 kemudian kita serahkan kepada jaksa,” jelas Ohoirat.

Dalam kasus ini diketahui, motifnya tersangka ini hanya untuk mencari uang agar dapat membayar hutang istrinya.

Sebelumnya, berkas Wirasman Rukua tersangka dalam berbagai aksi teror menggunakan nama ISIS ke sejumlah bank di Kota Ambon beberapa waktu lalu itu dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Maluku.

Wirasman Rukua dijerat pasal berlapis. Lelaki 33 tahun ini diciduk Densus 88 Anti Teror Polda Maluku, 25 Desember 2016 di rumahnya Desa Nania, Kecamatan Baguala Kota Ambon, pukul 16.00 WIT.

Yang bersangkutan, dijerat dengan pasal 6 UU Nomor 15 tahun 2003 tentang pemberantasan teroris¬me dan atau pasal 368 KUHP atau pasal 35 KUHP. Ancaman hukuman pasal 6 UU Nomor 15 tahun 2013 adalah pidana mati atau penjara seumur hidup, atau paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun. Sedangkan pasal 368 dan pasal 335 KUHP maksimal 9 tahun penjara. (PM-05)

SHARE

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY