SMPN 8 Ambon Terancam Gagal Ikut UNBK

SMPN 8 Ambon Terancam Gagal Ikut UNBK

147
0
BERBAGI

Ambon, Porosmaluku,com – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 8 Ambon, yang berada di Desa Hutumuri Kecamatan Leitimur Selatan Kota Ambon, terancam gagal dalam mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2017.

Hal ini diungkapkan Kepala Sekolah SMPN 8 Hutumuri Piter Wattimena kepada Porosmaluku,com di ruang kerjanya, Selasa (28/02/2017).

Menurut Wattimena bukan karena kelalaian pihak sekolah, tapi belum menerima jawaban atau respon dari kementerian pendidikan dan Kebudayaan, padahal pihak sekolah sejak bulan agustus 2017 kemarin telah mendaftarkan diri untuk mengikuti UNBK.

Wattimena menjelaskan, dari pendaftaran yang dilakukan pada Agustus 2016 kemarin, pada bulan Desember 2016 baru terdapat tiga sekolah yang telah menerima jawaban atau respon dari kementrian pendidikan dan kebudayaan.

Ketiga sekolah dimaksud diantaranya, SMP katholik, SMP Kalam Kudus dan SMPN Kristen YPKPM.

”Jadi yang telah dapat respon yaitu tiga sekolah yaitu SMP Katholik, SMP Kalam Kudus dan SMP Kristen YPKPM, sementara SMP 8 Ambon dan sejumlah sekolah lain belum ada informasi,”  jelasnya.

Ia mengatakan, walaupun belum ada respon dari kementerian pendidikan dan kebudayaan terkait dengan UNBK, pihak sekolahnya tetap mengikuti Ujian nasional berbasis kertas dan pinsil (UNBKP), dan berharap, dalam waktu dekat adanya respon kementerian pendidikan dan kebudayaan terkait dengan UNBK.

Kendati diakui Wattimena, sekolah yang dipimpinnya hanya memiliki beberapa unit computer, tapi pihaknya siap mengikuti Ujian Komputerisasi di tempat Ujian Komputer (TUK) yang telah ditentukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Ambon.

”SMP Negeri 8 Ambon, masih menunggu mudah-mudahan kita bisa di ikut sertakan dalam UNBK, dan apabila  tidak ada jawaban dari pusat maka kamipun siap untuk melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNBKP),” Ujar Wattimena. (ELLO)

BERBAGI

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY