Sihaloho : Direncanakan Presiden Bakal Canangkan ITA

Sihaloho : Direncanakan Presiden Bakal Canangkan ITA

52
0
BERBAGI

Ambon, Porosmaluku,com – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Maluku, Anthonius Sihaloho mengatakan, direncanakan Presiden RI Joko Widodo akan mencanangkan pembangunan Institut Teknologi Ambon (ITA) saat puncak Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari mendatang.

Menurut Sihaloho, study kelayakan untuk menentukan lokasi pembangunan ITA sudah selesai, dan saat ini telah memasuki tahapan finalisasi penentuan lokasi.

“Untuk ITA, dalam studi kelayakan sudah selesai tinggal finalisasi lokasi, selesai ini langsung pencanangan didirikan kembali ITA, ini kan sebenarnya sudah di rintis sebelum Presiden Saat ini, namun tidak berjalan, kini kita munculkan kembali,” Ungkap Sihaloho kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Senin (23/1/2017).

Sihaloho mengatakan untuk finalisasi lokasi, semuanya tergantung pada pimpinan tertinggi di daerah ini yakni Gubernur Maluku Said Assagaff. Yang pastinya sesuai dengan arahan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) kepada pemerintah daerah, lahan yang harus disediakan sebesar 100 hektar, karena didalamnya selain gedung kampusnya akan berdiri juga, rumah dosen, asrama, sarana prasarana olahraga serta taman.

“Tiga Lokasi di Wayame, Taeno dan Suli. Masing-masing lokasi punya kekurangan dan kelebihan masing-masing, dan penentuan tergantung pimpinan, beliau yang menentukan,” ungkapnya.

Dengan ciri khas dari wilayah Maluku yang lebih didominasi oleh lautan, maka akan ada jurusan teknik perkapalan di dalam ITA.

Sihaloho sangat mengharapkan, agar ketika Presiden Joko Widodo datang saat HPN 2017 bisa langsung mencanangkan pembangunan ITA dan sekaligus dengan Perpres-nya.

Pembangunan ITA, bertujuan untuk mengantisipasi pengoperasian Blok Masella, sehingga anak-anak Maluku yang berminat mengambil bidang teknik maupun pertambangan, tidak perlu untuk ke luar Ambon lagi, karena sudah ada ITA.

“ITA sangat strategis dalam mengoptimalkan pengelolaan potensi sumber daya alam terutama hayati laut, serta untuk memudakan pendidikan anak-anak di Maluku,” ujarnya. (PM-05)

BERBAGI

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY