Rp.2 M Proyek Air Bersih di MBD Bermasalah

Rp.2 M Proyek Air Bersih di MBD Bermasalah

556
0
BERBAGI

AMBON,POROSMALUKU- Proyek air bersih milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Maluku di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) tahun 2015 diduga bermasalah.

Pasalnya, proyek air bersih di dua kecamatan yakni di Desa Tepa Kecamatan Babar Barat dan Desa Manuweri Kecamatan Babar Timur yang masing-masing proyek bernilai Rp.1 milyar lebih itu hingga kini belum diselesaikan dan belum dinikmati oleh masyarakat setempat.

Kepada wartawan di ruang kerjanya, Anggota Komisi C DPRD Maluku, Frankois Orno mengatakan proyek sarana air bersih di kedua lokasi tersebut bermasalah.

“Ketika rapat bersama Komisi C, Dinas PU menyampaikan bahwa proyek yang dikerjakan semuanya mencapai 100 persen, namun ketika kita turun dilapangan ternyata ditemukan sejumlah masalah salah satunya dikedua lokasi tersebut di MBD yang merupakan sample kunjungan komisi,”ungkapnya, Selasa (22/3).

Meskipun belum selesai, Politisi PDI-Perjuangan ini mengatakan akan melakukan pemanggilan terhadap Kepala Dinas PU Maluku untuk mengkroscek masalah tersebut.

“Kita akan panggil kepala dinasnya untuk mengkroscek hal dimaksud, bagaimanapun masyarakat harus menikmati proyek pembangunan dari pemerintah, itu sudah hak kita untuk memperjuangkan masalah ini,”tegasnya.

Menurut adik bupati MBD itu, tidak selesainya proyek tersebut lantaran ada kesalahan dalam sistem perencanaan di dinas tersebut.

“Ini kesalahannya ada di bagian perencanaan, dan teknis sekali masalahnya, untuk itu kita akan panggil kepala dinasnya untuk mengklarifikasikan masalah ini,”tandasnya.

Terkait dengan masalah tersebut PPK Proyek Air Bersih di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Alex Lopulalan yang dihubungi media ini via ponsel, Selasa (22/3) menepis adanya masalah pada proyek yang ditanganinya.

Pasalnya, tidak ada proyek yang bermasalah di kabupaten bertajuk Kalwedo itu. Selain itu, dia juga menepis informasi jika proyek air bersih di Desa Tepa Kecamatan Babar Barat bermasalah.

“Jadi tidak ada masalah di Desa Tepa Kecamatan Babar Barat, karena di Tepa masyarakat sudah menikmati proyek pembangunan tersebut,”ujar Lopulalan.

Kendati membantah proyek di Tepa, namun Lopulalan mengaku ada masalah di Desa Manuweri, Kecamatan Babar Timur.

Menurutnya, proyek air bersih di Desa Manuweri bermasalah karena adanya ganguan atau kendala teknis sehingga air tidak sampai pada tempat tujuannya.

“Persoalannya teknis saja, karena jaringan yang dipasang tidak sampai pada areal pegunungan,”katanya. Dia mengaku juga pihak dinas sementara mencari solusi dengan mencari jalur baru dan pihaknya sudah menemukan titik terdekat yakni pada petuanan tun wawan di desa tetangga.

“Pekerjaan yang tersisa yakni 600 meter saja dan material yang dibutuhkan hanya 100 batang jadi dipastikan proyek air bersih di Desa Manuweri akan selesai minggu depan,”tandasnya. RELL/HEN

BERBAGI

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY