Program Tim Saber Pungli dan Program Jaksa Penghubung Kejati Maluku Bakal Ditingkatkan

Program Tim Saber Pungli dan Program Jaksa Penghubung Kejati Maluku Bakal Ditingkatkan

74
0
BERBAGI

Ambon, Porosmaluku, com – Peningkatan Kinerja Kejaksaan Tinggi Maluku dalam program kerja Tim Saber Pungli maupn Program Jaksa Penghubung masih terus dievaluasi danĀ  ditingkatkan oleh pihak Kejati Maluku.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku M. Pane kepada Wartawan diruangan Pers Kejati Maluku, Jumat (16/03/2017).

Menurutnya, peningkatan program tim saber pungli diinternal Kejaksaan Tinggi Maluku maupun program Jaksa Penghubung yang telah dicanangkan oleh Kejati Maluku di tahun 2016 yang lalu, masih terus dievaluasi agar berdaya guna dalam peningkatan Kinerja ditengah-tengah Masyarakat.

“Perkembangan Tim Saber Pungli, kita tetap jalan, saber pungli itu bukan berarti harus dibuktikan dengan beberapa orang dengan yang sudah ditangkap, tetapi Visi dan Misi dari Tim Saber Pungli harus dicapai oleh Kejati Maluku,” Jelasnya.

Pane menambahkan, untuk itu Tim Saber Pungli yang telah dibentuk diinternal Kejati Maluku lebih menginginkan tidak ada orang yang melakukan pungli dijajaran Hukum Kejati Maluku, sehingga bukan menjadi sebuah kebanggaan bahwa Tim Saber Pungli dalam Internal Kejati Maluku adalah Tim Saber Pungli yang terbaik namun yang dinilai adalah sejauh mana penerapan Visi dan Misi dari Tim Saber Pungli itu Sendiri.

Mengenai pelaksanaan Jaksa Penghubung sesuai dengan MOU (Memorandum Of Undestanding) yang dilakukan oleh Kejati Maluku dengan 3 Kabupaten yaitu, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Kabupaten Buru Selatan (Bursel) dan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) ditahun 2016, baru dijalankan di Kabupaten SBT.

“Untuk pelaksanaan Program Jaksa Penghubung berdasarkan MOU yang telah disepakati oleh 3 Kabupaten dengan Kejaksaan Tinggi Maluku ditahun 2016 tahun lalu, yang mana program tersebut baru dijalankan oleh Kejati Maluku diKabupaten SBT, selanjutnya untuk 2 Kabupaten yakni Kabupaten Bursel dan Kabupaten MBD, Saya akan terus berupaya untuk melanjutkan program Jaksa Penghubung untuk secepatnya dilaksanakan oleh Kejaksaan Tinggi Maluku untuk 2 Kabupaten ini, sehingga dari Program ini, dapat mendorong untuk terbentuknya Kejaksaan Negeri di 2 Kabupaten tersebut, sehingga hal ini butuh evaluasi dari Kami Pihak Kejati Maluku dengan Pemerintah Kabupaten Bursel maupun Pemerintah Kabupten MBD,” tandasnya. (PM-05)

BERBAGI

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY