Masyarakat Ingin Pemimpin Baru di Maluku

Masyarakat Ingin Pemimpin Baru di Maluku

3
0
SHARE
Masyarakat Ingin Pemimpin Baru di Maluku

AMBON,POROSMALUKU.COM ;Masyarakat ingin Pemimpin baru di Maluku ungkap penility Konsultan Citra Indonesia (KCI) – Lingkaran Survey Indonesia (LSI) Ikrama Masmolan kepada Wartawan di ambon ,Rabu (18/10^2017) KCI dan LSI akhirnya merilis tingkat atau persentase masyarakat Maluku ,terdapat 43,8 persen masyarakat Maluku telah menentukan tekadnya untuk menghadirkan pemimpin yang baru.

“Saat ini, mereka yang menginginkan gubernur baru sebesar 43,8 persen, sementara yang menginginkan untuk mempertahankan gubernur lama sebesar 31,2 persen. Sedangkan untuk 25,0 persen tidak menentukan pilihannya. Tentunya ini menjadi ‘Lampu Kuning’ bagi petahana,”ungkap Ikrama.

Mereka yang menginginkan gubernur baru kata Ikrama, meningkat dibandingkan pada survey periode sebelumnya yang hanya sebesar 32,3 persen. Dimana terjadi peningkatan sebesar 11,5 persen. “Jika keinginan atau sentimen masyarakat Maluku yang menginginkan kepemimpinan yang baru, maka bisa menjadi Tsunami bagi Petahana di Pilgub 2018 mendatang,”katanya.

Disamping itu, publik juga menilai kekuatan petahana saat ini rapuh. Pasalnya, dari rilis yang diterima media ini hanya sekitar 23,1 persen yang menilai petahana Said Assagaff kuat dan sulit dikalahkan.

Sementara 45,0 persen publik di Maluku menyatakan Said Assagaff masih bisa dikalahkan dan sebesar 31.9 tidak memberikan jawaban atas survey yang dilakukan. “Publik juga memberi nilai bagi bahwa Petahana bisa dikalahkan yakni sebesar 45,5 persen,”bebernya.

Ikrama menjelaskan, keinginan masyarakat untuk menginginkan pemimpin baru telah terklasifikasi dan yang paling menonjol berada pada segmen laki-laki yakni 46,2 persen dan pada segmen perempuan 41,4 persen.

Lebihnya, segmen PNS sebesar 40.0 persen dan pengusaha 51.5 persen yang masih mempertahankan petahana untuk memimpin Maluku lima tahun mendatang. “Untuk sementara PNS dan pengusaha di Maluku menginginkan Petahana masih tetap memimpin,”tandasnya.

SHARE

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY