Kesbangpol Tunggu Fatwa MUI Bekukan Gafatar

Kesbangpol Tunggu Fatwa MUI Bekukan Gafatar

217
0
BERBAGI

AMBON,POROSMALUKU.com- Pemerintah Provinsi Maluku melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) ternyata hanya menunggu adanya fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku terkait pergerakan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di Maluku. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Antar Lembaga Kesbangpol Maluku, Titus Renwarin kepada POROSMALUKU.com di ruang kerjanya Senin (25/1).

“Jadi kita hanya menunggu adanya fatwa dari MUI saja untuk membekukan pergerakan Gafatar di Maluku,’ujar Titus.

Dia mengatakan, Gafatar telah melaporkan keberadaannya di Provinsi Maluku melalui surat DPD Gafatar Maluku nomor 001/D30/III/2014 perihal permohonan surat keterangan terdaftar. Dia membeberkan adanya kepengurusan Gafatar yang diketuai oleh Awal Sopamena yang beralamatkan di BTN Manusela Blok G No. 16 RT004/021 Batumerah Kecamatan Sirimau Kota Ambon.

“Menindaklanjuti lanjuti surat keterangan terdaftar maka pihak Kesbangpol telah mengeluarkan SKT tertanggal 24 Maret 2014, karena dari sisi kepengurusan dianggap memenuhi syarat,”ungkapnya. Renwarin menjelaskan, setelah pemerintah daerah Maluku mengeluarkan SKT bagi Gafatar maka Kementerian Dalam Negeri mengeluarkan surat edaran untuk tidak salah kaprah dalam memberikan tanda registrasi bagi organisasi itu.

Selain itu, ada laporan dari Kepala dan masyarakat Desa Waiheru yang melaporkan bahwa organisasi Gafatar adalah organisasi aliran sesat. Pihak Kesbangpol tidak serta merta melakukan aksi pembekuan namun menunggu adanya Fatwa dari MUI.

“Kita mendapatkan laporan dari Kepala Desa Waiheru yang melaporkan bahwa mereka itu berasal dari aliran sesat dan kegiatannya menyesatkan,”jelasnya sembari menambahkan pemerintah melalui kesbangpol menunggu fatwa MUI Maluku selanjutnya pihak pemerintah akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk membekukan organisasi gafatar. Rell

BERBAGI

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY