Kasus Suap Jalan di Maluku, KPK Kembali Lakukan Penggeledahan

Kasus Suap Jalan di Maluku, KPK Kembali Lakukan Penggeledahan

328
0
BERBAGI

Ambon, Porosmaluku.com – Kepala Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha menyebutkan bahwa KPK sedang menggeledah lokasi baru sebagai pengembangan kasus suap proyek jalan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Maluku, dengan tersangka Anggota DPR Komisi V Damayanti Wisnu Putranti dan Budi Supriyanto.
Lokasi tersebut adalah Balai Pelaksana Jalan Nasional sembilan untuk Maluku dan Maluku Utara di Jalan M Putuhena Wailela Ambon.

“Melanjutkan penyidikan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan suap di kementerian PUPR dengan tersangka BS pada hari ini penyidik KPK melakukan penggeledahan di Balai Pelaksana Jalan Nasional 9 untuk Maluku dan Maluku Utara di Jalan M Putuhena Wailela Ambon. Penggeledahan saat ini masih berlangsung dan penyidik melakukan penggeledahan sejak pagi tadi.” jelas Priharsa terkait penggeledaha tersebut di Gedung KPK, Rasuna Said, Senin (25/4).

Sebelumnya, pada Januari 2016, Balai Pelaksana Jalan Nasional Maluku dan Maluku Utara sudah digeledah, bersama dengan dua lokasi lain, yakni rumah Direktur PT Cahayamas Pratama (CP), A Seng di kawasan Lorong Mayang dan di Tanah Tinggi.

Untuk informasi, Direktur PT Cahayamas Pratama (CP), A Seng, diduga telah melakukan suap bersama-sama dengan Dirut PT Windhu Tunggal Utama (WTU), Abdul Khoir didakwa menyuap seorang pejabat di Kementerian PUPR ,
Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah IX meliputi Maluku dan Maluku Utara Amran Hi Mustary.

Abdul Khoir kemudian juga menyuap Anggota DPR komisi V dari PDIP, Damayanti Wisnu Putranti senilai 328 ribu dollar singapura. Sedangkan Budi Supriyanti dari Golkar menerima 305 ribu dolar singapura. (*)

BERBAGI

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY