Kapolda-Kapolres Ambon Harus Sterilkan Kasat Intel

Kapolda-Kapolres Ambon Harus Sterilkan Kasat Intel

1002
0
BERBAGI

AMBON,POROSMALUKU.com – DPD KNPI Kabupaten Buru Selatan (Bursel) mendesak Kapolda dan Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease untuk mengevaluasi Kasat Intel Polres Muhamad Mozad dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayanan bagi masyarakat.

Hal ini disampaikan lantaran berbagai upaya yang dilakukan oleh KNPI Bursel dalam hal menyampaikan surat pemberitahuan aksi selalu dihalangi oleh yang bersangkutan.
Kepada wartawan di Ambon, Wakil Ketua Antar Lembaga DPD KNPI Bursel, Abdul Latuconsina menyampaikan ada beberapa kasus korupsi yang terjadi di Bursel, sengaja mau dibuka melalui sebuah gerakan aksi yang dilakukan oleh DPD KNPI, namun selalu dibatasi dalam persoalan administrasi laporan aksinya ke Pores Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease.

Menurutnya, sikap tersebut mencerminkan bahwa kurang ada dukungan dari pihak kepolisian dalam hal merespon pemberitahuan aksi. “Setiap surat pemberitahuan aksi yang disodorkan DPD KNPI Burdsel untuk melakukan aksi itu, selalu dihalangi oleh Kasat Intel Polres Pulau Ambon dan PP Lease Muhamad Mozad. Artinya bahwa segala aturan dari pihak kepolisian terkait dengan aksi itu sudah kami hargai, bahwa kita akan menyampaikan surat pemberitahuan ke Polres dan semua jalurnya itu sudah di lalui, tapi ketika sampai kesana itu selalu saja ada alasan yang menurut kami sangat subjektif dan terkesan seolah-olah untuk menghabat gerakan kami,”terangnya.

Lanjutnya, menurut yang disampaikan oleh Kasat Intel iti bahwa harus ada surat dari DPD KNPI Provinsi. Padahal, semestinya kalau dilihat dari aturan dan mekanisme Kepolisian itu tidak harus tanya sampai kedalam, karena itu urusan Organisasi atau OKP.

“Yang jelas bahwa kami menyampaikan maksud melalui surat pemberitauan itu kepada pihak kepolisian untuk meminta pengamanannya kapada kami dalam melakukan aksi tersebut. Jadi tidak harus Kasat intel itu bertanya bahwa tentang kelembagaan ini, karena yang jelas bahwa KNPI itu merupakan OKP Nasional yang strukturnya terdaftar di Kesbangpol dari pusat sampai ke Daerah,”ujar Latuconsina.

Pihaknya mengira bahwa Kasat Intel pun pasti mengetahui tentang lembaga Kepemudaan KNPI ii seperti apa. Alasan yang disampaikan oleh Kasat Intel itu menurut kami sudah terlampau masuk dalam persoalan internal oganisasi ini, karena ada beberapa alasan yang disampaikannya itu sudah masuk dalam urusan internal Organisasi.

“Seharusnya beliau yang mewakili lembaga kepolisian itu menghargai mekanisme yang sudah kami lalui dan setidaknya ditindak lanjutinya, bukan malah memberikan alasan yang tidak logis dan subjektif hanya karena ingin memperhambat proses tersebut. Padahal niat kami itu hanya ingin menuntaskan kasus korupsi di Bursel dengan menyuarakannya lewat aksi damai,”tandasnya.

Dikatakan, jika hal itu sengaja dihambat hany dengan alasan yang tidak rasional, maka kami menduga bahwa yang bersangkutan tidak professional dan terkesan miring pada oknum yang terlibat dalam kasus korupsi tersebut.

Sementara ditempat yang sama, Ketua DPD KNPI Kabupaten Bursel, Rasyid Sowakil juga mengakuinya. Dirinya mengatakan proses demokrasi terkait dengan penyampaian aspirasi di Maluku ini sudah tidak berjalan baik karena sikap Kasat intel yang terkesan arogan untuk menghalang-halangi temen-teman aktivis dari KNPI.

“Mestinya sebagai seorang penegak hukum yang fungsinya mengayomi, Melayani dan melindungi masyarakat itu harus membuka diri dan menerima keluhan ataupun penyampaian lewat surat pemberitahuan aksi dari temen-teman pengurus Organisasi Kepemudaan yang sudah terdaftar secara structural di Kesbangpol. Sehingga fungsinya itu bisa berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan bersama,”terang Sowakil.

Oleh kerena itu, selaku Ketua Umum DPD KNPI Bursel, Sowakil meminta dengan tegas agar Kapolda Maluku dan juga Kapolres untuk segera mengevaluasi kinerja Kasat Intel tersebut.

“Selaku Ketua Umum DPD KNPI Bursel, saya meminta dengan tegas agar Kapolda Maluku maaupun Kapolres Pulau Ambon dan PP Lease untuk segera mengevaluasi kinerja Kasat Intel tersebut. Jika sikap Kasat Intel Polres Ambon itu dibiarkan maka saya yakin sungguh itu sangguh menciderai Institusi Kepolisian,”ujarnya.

Sowakil mengungkapkan bahwa sudah beberapa kali pihaknya telah mencoba untuk bertemu dengan Kasat Intel tersebut, namun sampai saat ini beliau tidak pernah ada respon baik dari beliau.

“Bagaimana kita bisa kita mau membanggakan fungsi pelayanan, pengayoman dan pelindung oleh pihak kepolisisan sementara sikap seorang Kasat Intel juga seperti itu. Saya menduga jangan sampai Kasat Intel, Mozad ini sudah ditugaskan secara pribadi oleh oknum yang terlibat dalam berbagai kasus Korupsi di Bursel dalam Hal ini Bupati Bursel Tagop Sudarsono untuk menghambat proses yang telah kami jalankan untuk mendorong pengusutan kasus korupsi di Kejaksaan Tinggi Maluku,”tandasnya. RELL

BERBAGI

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY