Gubernur : 3 Nama Carateker Bupati Buru Masih di Meja Mendagri

Gubernur : 3 Nama Carateker Bupati Buru Masih di Meja Mendagri

235
0
BERBAGI

Ambon, Porosmaluku,com – Gubernur Maluku, Ir.Said Assahaff mengatakan saat ini, ketiga nama yang di usulkan menjadi Carateker Bupati Buru masih berada dimeja Menteri dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.

Hal ini disampaikan oleh Assagaff usai acara pengukuhan dan Pelantikan pejabat Eselon I, II dan III lingkup pemprov Maluku, di Ambon, Kamis (19/1/2017).

Assagaff mengatakan telah mengusulkan tiga nama untuk menjadi Carateker Bupati Buru, mengingat masa jabatan Bupati Ramly Umasugi dan Wakil Bupati Djuhana Soedrajat akan berkahir 2 Februari mendatang.

“Saya sudah mengusul tiga nama, yaitu Kepala Dinas PU Maluku Ismael Usemahu, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sadlie Ie dan Kepala Dinas Pariwisata Habiba Saimima, yang saat ini masih berada di meja Tjahjo Kumolo,” Jelasnya.

Menurut Assagaff usulan carateker tersbut sudah di usulkan sejak beberapa waktu lalu, nantinya Mendagri yang menentukan.

“Bagi saya mereka bertiga itu semuanya telah penuhi syarat, makanya saya tidak mau pusing sapa yang menjadi carateker. Terserah Menteri Dalam Negeri,” katanya.

Dirinya mengatakan nantinya siapa yang terpilih menjadi carateker Bupati Buru, harus tetap menjalankan tugas yang diamanahkan oleh Mendagri, serta mampu menjaga keamanan selama proses Pilkada.

Sementara itu yang diberitakan sebelumnya, hingga saat ini, nama Kepala Dinas PU Maluku Ismael Usemahu dikabarkan berpeluang besar menjadi Carateker Bupati Buru.

Kendati demikian, pengusulan carateker Bupati Buru oleh Gubernur Maluku Said Assagaff kepada Mendagri terkesan ditutupi.
Walaupun, gubernur telah mengakui adanya pengusulan tersebut, namun Sekda Hamin bin Thahir hingga saat ini tidak ingin mengungkapkan siapa saja nama yang telah diusulkan untuk menjadi carateker Bupati Buru.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun tiga nama yang diusulkan menjadi caretaker ialah Kepala Dinas PU Maluku Ismael Usemahu, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sadlie Ie dan Kepala Dinas Pariwisata Habiba Saimima.

Sementara itu menurut Akademisi dari FISIP Universitas Pattimura, Aholiab Watloly melalui telepon selulernya Minggu kemarin mengatakan seorang carateker yang memimpin Buru haruslah figur yang mengutamakan budaya hidup orang basudara di Buru yakni Kai Wai.

“Nantinya siapa pun yang dipilih oleh Mendagri menjadi carateker dia harus bisa berdiri di tengah tanpa memihak pada kepentingan politik siapapun itu,” katanya.

Menurutnya seorang caretaker harus bisa memiliki kapasitas leadership, karena itu adalah hal yang paling penting. Ia pun memandang seorang carateker yang memimpin wilayah dalam masa transisi seperti Buru, harus mengutamakan profesionalitas, keterbukaan dan akomodatif serta memiliki integritas yang tinggi. Yang paling penting tidak boleh berpihak pada kepentingan politik. (PM-05)

BERBAGI

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY