DPRD Minta Gubernur Jelaskan Pembatalan Pemindahan Ibukota

DPRD Minta Gubernur Jelaskan Pembatalan Pemindahan Ibukota

98
0
BERBAGI

Ambon, Porosmaluku,com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku mememinta Gubernur Maluku Said Assagaff untuk menjelaskan terkait pembatalan pemindahan ibu Kota ke Desa Makariki, kabupaten Maluku Tengah (Malteng).

Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi A DPRD Maluku, Melki Frans kepada Awak media di Ambon, Rabu (22/03/2017).

Menurutnya terkait dengan Kebijakan Gubernur Maluku untuk membangun kantornya di Desa Rumahtiga itu sah-sah saja, namun jangan lupa jika pemerintahan di era kepemimpinan Karel Albert Ralahalu telah mencanangkan pemindahan ibukota di Desa Makariki.

“Jangan lupa kalau di era Gubernur sebelumnya telah mencanangkan pusat ibukota di Desa Makariki, secara otomatisnya pusat pemerintahan juga turut pindah kesana,”kata Frans.

Politisi asal kabupaten MBD ini menambahkan rencana pemindahan pusat ibukota provinsi di Desa Makariki telah dicanangkan dan disetujui oleh DPRD Maluku secara kelembagaan.

Sebelumnya, Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Maluku menolak keras untuk proses pembangunan kantor baru di desa Rumah Tiga, semua bisa saja terjadi namun perlu ada kajian terkait proses tersebut.

“Kajian tersebut harus ditinjau dari segala aspek sehingga ketika dibawa ke DPRD bisa diberi pertimbangan sebelum adanya persetujuan,”jelasnya.

Frans menambahkan, informasi terkait proses tukar guling dari kantor gubernur menjadi kantor walikota itu belum diketahui pasti.

“Soal rencana itu kita belum diketahui pasti, yang kita ketahui yakni Kantor Gubernur dirasakan layak ditempati oleh pemerintahan Kota Ambon jika pemindahan itu terjadi, namun selama belum ada kajian yang pasti maka kita belum bisa banyak berkata, karena belum mempunyai dasar,” pungkasnya (Ello)

BERBAGI

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY