DPRD Maluku Minta Polisi Ungkap Pelaku Teror Bom

DPRD Maluku Minta Polisi Ungkap Pelaku Teror Bom

65
0
BERBAGI
Anggota Komisi A DPRD Maluku, Amir Rumra.

Ambon, Porosmaluku,com – Teror Bom yang terjadi di dua Daerah Kabupaten yang berbeda, yakni perbatasan Negeri Haria dan Negeri Porto, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) dan Desa Waisamu, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dalam dua hari berturut-turut, dari Senin hingga Selasa kemarin menjadi perhatian serius dari masyarakat Maluku dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)

Kapolda Maluku diminta segerah menginstruksikan Polres kedua daerah tersebut untuk memperketat pengamanan sebagai langkah untuk mengantisipasi kejadian susulan yang bisa berakibat terhadap kenyamanan dan ketentraman didaerah

Selain itu juga Polda Maluku diminta agar segera mengungkap pelakunya peledakan bom di dua kabupaten bertetangga

Anggota Komisi A DPRD Maluku, Amir Rumra kepada wartawan di Ambon, Kamis (20/4/2017) mengatakan, kejadian Bom yang terjadi di dua wilayah itu merupakan tindak kejahatan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Untuk itu, perlu dilakukan pengusutan oleh aparat kepolisian agar dapat menggungkap para pelakunya. Dan diberi hukuman sesuai aturan hukum yang berlaku .

“Saya minta kepada Pak Kapolda Maluku, untuk segerah menginstruksikan kedua Polres di daerah itu, agar memperketat penjagaan di lokasi dimana Bom itu diledakan. Dan para pelaku harus diusut secara mendalam, agar bisa terungkap, siapa dibalik semua ini,” katanya.

Menurutnya, harus diantisipasi masalah seperti ini, sehingga penjagaan tidak hanya dilakukan ditempat kejadian. Tetapi disemua tempat harus ada. Karena jangan sampai kejadian yang sama, akan terjadi di daerah yang dianggap jauh dari jangkauan aparat

Ketua Fraksi PKS DPRD Maluku ini juga mengatakan, selama beberapa bulan belakangan ini, Kota Ambon terus diinformasikan dengan adanya temuan barang yang diduga berisi Bom. Itupun polisi bergerak cepat untuk menahan pelakunya dan di proses. Apalagi yang terjadi saat ini tidak lagi dugaan tetapi sudah terjadi ledakan. Sehingga ini yang harus ditindak

“Kalau yang hanya dugaan, tas berisi Bom, pelakunya langsung dimankan oleh polisi, unutk diperiksa. Apalagi yang sudah nyata seperti ini, harus ditindak tegas pelakunya,”

Selain Maluku Tengah dan SBB, dia juga meminta Kapolda mendesak Polres Maluku Tenggara (Malra) untuk menyelesaikan persoalan bentrok yang terjadi antara kedua desa, hingga menimbulkan korban. Ini penting agar permasalahanya tidak merambat ke

“Saya minta agar persoalan bentrok antara kedua desa yang terjadi Malra, harus diselesaikan. Dan Kapolda harus memerintahkan Kapolres setempat, untuk menangkap pelaku pembunuhan itu. Agar masalahnya bisa diselesaikan. Dan tidak terbawa-bawa sampai ke masyarakat yang berimbas kepada kampung antar kampung,” pungkasnya. (Ello )

BERBAGI

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY