Dishub Maluku gelar Upacara Peringati Harhubnas

Dishub Maluku gelar Upacara Peringati Harhubnas

71
0
BERBAGI

Ambon, Porosmaluku.com – Memperingati Hari Perhubungan Nasional ke-45 tahun 2016, Dinas perhubungan Provinsi Maluku gelar uapacara, di lokasi Pelabuhan Yosudarso Ambon, senin (19/9/2016)

Peringatan Hari Perhubungan Nasional merupakan momentum yang tepat bagi segenap insan Perhubungan, untuk meresapi kembali makna semboyan Perhubungan Wahana Manghayu Warga Pertiiwi yang artinya Perhubungan adalah wahana untuk mensejahterakan Bangsa dan Negara, ungkap, Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua SH,MH saat membaca sambutan tertulis Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi.

Segenap Sumber Daya Manusia (SDM) Perhubungan di tuntut memperkuat kembali komitmen untuk memberikan kerja keras yang nyata disektor transportasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan Kesejahteraan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat sesuai dengan Tema Harhubnas tahun 2016 yakni Melalui Peringatan Harhubnas tahun 2016 kita tingkatkan prestasi kerja nyata untuk mewujudkan transportasi yang aman,selamat dan nyaman.

Pada kesempatan yang baik ini saya juga ingin mengingatkan kembali kepada segenap insan perhubungan untuk mendorong keterlibatan pihak swasta, BUMN dan BUMd dalam melakukan pembangunan dan pengelolaan trasportasi,berkaitan dengan perwujudan konektivitas dan peningkatan pelayanan transportasi yang diharapkan dapat mewujudkan efesiensi dan mendorong pemanfaatan secara optimal anggaran pendapatan dan belanja
negara (APBN),untuk digunakan sebesar­besarnya untuk kesejahteraan Masyarakat Indonesia.

Senada dengan itu, Zeth Sahuburua, saat di wawancarai oleh Wartawan, dirinya menegaskan dalam peningkatan kinerja dari Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, Pemerintah Provinsi Maluku sangat mengharapakan bantuan Anggaran dari Pemerintah Pusat dalam membangun fasilitas­fasilitas perhubungan yang ada di semua Kabupaten di Provinsi Maluku.

“142 Pulau, 11 Kabupaten Kota, 181 dan 1.338 Desa di Provinsi Maluku bukan sesuatu yang mudah di jangkau oleh Dinas Perhubungan Provinsi Maluku,sehingga dari waktu ke waktu, Pemerintah Provinsi Maluku berupaya untuk menyediakan fasilitas perhubungan Provinsi Maluku, teristimewa bagi kabupaten­kabupaten di provinsi Maluku yang berbatasan dengan Negara­Negara luar yakni, Kabupaten Maluku Barat Daya yang dekat dengan Timor Leste, Kabupaten Maluku Tenggara Barat yang dekat dengan Australia, Kabupaten Kepulauan Aru yang dekat dengan Papua Nugini,” katanya.

Selain itu Sahuburua juga menegaskan tantangan yang di hadapi oleh Pemerintah Provinsi Maluku dalam menyediakan Fasilitas­fasilat Perhubungan adalah keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Maluku untuk mendanai pembangunan fasilitas­fasilitas perhubungan yang ada di setiap Kabupaten/Kota dan Kecamatan.

“Sehingga Pemerintah Provinsi Maluku lewat Dinas Perhubungan Provinsi Maluku sangat mengaharapkan bantuan Anggaran dalam Pemerintah Pusat dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk perwujudan dari Nawacita Presiden Jokowidodo yang memprogramkan pembanguna Potensi Kemaritiman lewat pengembangan daerah Pesisir,”harapnya.

Partisipasi Masyarakat sangat penting, lewat BUMN maupun BUMD dan pihak Swasta dalam membantu pemerintah Provinsi Maluku dalam penyediaan fasilitas­fasilitas perhubungan di Provinsi Maluku, atau berinfestasi pada perhubungan.

“kalau kita berinfestasi pada bidang Perhubungan, pasty tidak rugi, karena daerah Maluku adalah Daerah laut, dan setiap waktu manusia, membutuhkan laut untuk menyebrangi dari tempat satu ke tempat lain,”ujarnya

Sahubrua juga menjelaskan, laut tidak memisahkan kita, tapi laut menghubungkan kita, berarti kita berupaya semaksimal mungkin, memang tantangan paling berat dalam pembangunan sarana perhubungan sarana perhubungan tidaklah gampang, bukan hanya penyediaan fasilitas perhubungan laut, tapi pembangunan fasilitas perhubungan darat dan udara juga perlu di bangun. (GL)

BERBAGI

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY