Dinilai Jelek, PU dan Kontraktor Harus Bertanggungjawab Terhadap Proyek Jalan dan Jembatan...

Dinilai Jelek, PU dan Kontraktor Harus Bertanggungjawab Terhadap Proyek Jalan dan Jembatan Wai Tangkabesi

109
0
BERBAGI

AMBON,Porosmaluku.com – Proyek pembangunan jalan dan jembatan Wai Tangkabesi milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Maluku di Kecamatan Nusaniwe kembali di soroti. Pasalnya, Proyek yang dibangun hingga saat ini belum juga dilakukan pengaspalan pada bagian jalan sementara posisi bangunan jembatan dalam kondisi hancur sehingga menimbulkan kewaspadaan para pengguna jalan tersebut.

Kepada media ini di DPRD Maluku, Rabu (10/8) Anggota Komisi C DPRD Maluku, Lucky Wattimury mengaku bangunan milik PU yang dikerjakan oleh kontraktor sebagai pihak ketiga sangatlah jelek.

Watimury mengatakan, terkait dengan proyek tersebut itu, pada pengawasan yang dilakukan pada bulan Desember 2015 lalu, pihaknya sudah mengingatkan kepada PU Provnsi agar supaya menyelesaikan pembangunan jalan dan jembatan tersebut dalam hal pengaspalan pada bagian tertentu yang mana telah dibongkar untuk pembangunan jembatan tersebut.

“Pembangunan proyek jalan dan jebatan milik Dinas PU Provinsi tersebut memang terlihat sangat jelek. Padahal pada pengawasan kami pada bulan Desember tahun kemarin itu, Kepada Dinas PU kami sudah ingatkan supaya menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut dalam hal mengaspal bagian tertentu yang kemarin telah dibongkar untuk pembangunan jembatan. Dan ternyata sampai sekarang, hal tersebut belum dilakukan,” ujar Watimury.

Dikatakannya, dalam pengawasannya, pihaknya telah melakukan langkah-langkah tersebut, termasuk juga denngan Reses yang dilakuka DPRD. Dalam melakukan reses, masalah tersebut telah menjadi perhatian DPRD dan itu tentu akan dibicarakan nanti dengan Dinas PU, sebab situasi seperti itu sangat membantu masyarakat pada kawasan tersebut.

“Ketika dalam kondisi hujan, jalannya sangat tidak teratur dan melewati jembatan, sehingga disitu memang rawan terjadi kecelakaan bagi kendaraan roda dua maupun ruda empat, karena memang situasi jalan disana itu tidak mendukug, Sehingga itu memang harus diperbaiki,” terangnya.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Maluku itu menjelaskan itu merupakan jalan Provinsi, sehingga itu akan dibicarakan kembali untuk menindaklanjuti hasil reses atau juga pengawasan yang telah dilakukan bahwa sampai dengan sekarang belum ada perbaikan, karena itu jalan provinsi. Pihaknya akan meminta PU supaya berkoordinasi dengan kontraktor yang mengerjakankannya.

“Kegiatannya itu masuk dalam kegiatan APBD Provinsi Maluku dalam hal ini yang ditangani oleh Dinas PU. Oleh karenanya, kami akan meminta kepada PU supaya melakukan koordinasi dengan pihak kontraktor yang melaksanakan pekerjaan itu. kalau itu menjadi tanggungjawab kontraktor, maka harus dituntaskan. Tetapi alau itu bukan tanggungjawab kontraktor, aka bagaimana PU bisa menjalankan supaya ditutaskan,” jelasnya. (RELL)

BERBAGI

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY